Suara.com - Menstrual cup menjadi salah satu alternatif yang lebih ramah lingkungan dibanding dengan pembalut. Tapi, sejumlah masyarakat masih kerap enggan menggunakannya.
Terlebih, ada kekhawatiran bahwa menstrual cup kemudian menyangkut dan sulit dikeluarkan dari vagina. Tapi sebetulnya tidak perlu khawatir, dilansir dari Healthshots, Dr Tanaya Narendra memberikan beberapa tipsnya.
1. Gunakan jari Anda untuk mencubit bagian bawah cangkir
Pastikan untuk menggunakan batang sebagai panduan untuk menemukan bagian bawah cangkir. Mencubit akan membantu melepaskan vakum dari lubang udara di cup Anda.
Cobalah untuk menekan dasar cup, tetapi gunakan tekanan yang konsisten. Bagi mereka yang menggunakan tampon dan menganggapnya mirip, sebenarnya tidak demikian. Mungkin butuh sedikit lebih lama, jadi bersabarlah.
2. Jika masih tidak membantu, jongkok di lantai dan lakukan ini
Untuk pengguna cangkir menstruasi pertama kali, mungkin lebih sulit dari biasanya. Dr Cuterus punya solusi lain.
"Jongkok di lantai (ini melemaskan otot-otot panggul Anda, sehingga mereka melepaskan cangkir. Cobalah untuk melahirkan cangkir, berikan tekanan dengan cara yang sama seperti jika Anda membuang cangkir."
Selain itu, jika Anda telah mencoba untuk mengeluarkan untuk sementara waktu, dan vagina Anda terasa bengkak dan sangat tertekan, silakan istirahat.
Baca Juga: Wanita Wajib Tahu, Ini 3 Tips Sederhana Usir Keputihan yang Berbau
Sebagian besar menstrual cup terbuat dari silikon kelas medis, jadi meskipun itu tetap berada di dalam vagina Anda untuk waktu yang lama, itu tidak akan membahayakan Anda dengan cara apa pun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik