Suara.com - Memiliki anak cerdas tentunya harapan semua orangtua. Untuk itu, orangtua perlu tahu bagaimana cara mendidik anak agar bisa cerdas dengan masa depan yang gemilang.
Dilansir dari Inc.com, ada lima cara yang dapat orangtua lakukan agar anak bisa tumbuh dengan cerdas. Apa saja?
Ajarkan keterampilan sosial
Sebuah studi yang dilakukan selama 20 tahun oleh Pennsylvania State dan Duke University menunjukkan, ada hasil positif yang didapat jika anak diajarkan keterampilan sosial.
Caranya, anak-anak bisa diajarkan cara menyelesaikan masalah dengan temannya, mendengarkan curhatan temannya tanpa menghakimi, dan mau membantu orang lain.
Jangan larut bermain game
Bermain game tidak ada salahnya, apalagi yang namanya hiburan bisa menangkal beban stres maupun rasa lelah pada anak. Akan tetapi, orang tua perlu membatasi waktu penggunaan agar anak tidak larut bermain game.
Jika sehari-hari anak diisi dengan menatap layar, akan tidak baik untuk kesehatan mata dan juga perkembangannya.
Daripada bermain game, Anda bisa arahkan sang anak untuk bisa menjadi seorang konten kreator. Sehingga hobinya tersebut bisa disalurkan ke hal yang lebih positif.
Baca Juga: Benarkah Kecerdasan Anak Bisa Dilihat dari Seberapa Aktif Seorang Anak?
Ajak membersihkan rumah
Tidak ada salahnya jika mengajak anak untuk peduli dengan kondisi rumahnya, apalagi jika kondisi rumah berantakan dan tidak tertata rapi.
Anda bisa mengajarkan anak cara membersihkan rumah, tidak perlu yang berat, ajarkan bagaimana cara merapihkan tempat tidur ataupun barang-barang yang berserakan.
Jangan mengabaikan anak
Kalau orang tua mengabaikan anaknya, ke depannya anak bisa menjadi pribadi yang tidak peduli dan mengabaikan sekitarnya.
Maka, orang tua perlu membimbing anaknya dan jangan sampai abai. Kepedulian yang didapat anak dari orangtua bisa jadi modal untuk anak membangun empati.
Beri kasih sayang
Anak yang hidup dalam keluarga dengan banyak konflik, cenderung memiliki nasib buruk dibanding dengan orang tua yang rukun.
Hal ini diungkap oleh penelitian dari University of iIllinoiss, bahwa orang tua yang menciptakan lingkungan penuh kasih sayang berdampak bagi anaknya ke depannya. Sehingga mereka lebih produktif dan kondisi mentalnya lebih sehat.
Berita Terkait
-
Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh
-
10 Ciri-ciri Anak Cerdas yang Jarang Diketahui Orang Tua, Hiperaktif Bukan Jaminan!
-
7 Ciri-Ciri Anak Cerdas yang Jarang Diketahui Orang Tua, Tak Hanya soal Angka dan Nilai
-
2 Hal yang Harus Orangtua Ingat ketika Menyekolahkan Anak
-
4 Siasat Agar Orangtua Tetap Dekat dengan Anak di Akhir Pekan
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?