Suara.com - Peneliti Inggris melaporkan bahwa bayi memiliki respons kekebalan yang kuat terhadap Covid-19 usai infeksi. Studi dilakukan oleh para peneliti dari University of Bristol dan Bristol Royal Hospital for Children.
Melansir dari Medicinenet, para peneliti menilai sistem kekebalan empat bayi di bawah usia 3 bulan yang telah pulih dari Covid-19. Mereka kemudian membandingkannya dengan orang dewasa yang juga telah pulih dari penyakit tersebut.
Dibandingkan dengan orang dewasa, bayi menghasilkan tingkat antibodi dan sel kekebalan yang relatif tinggi. Ini yang secara khusus dapat melindungi terhadap virus SARS-CoV-2, virus corona penyebab Covid-19.
Dengan tingkat kekebalan tinggi bayi tampaknya mampu menangkal Covid-19 di kemudian hari.
"Dengan melakukan penelitian terperinci pada bayi yang relatif terlindungi dari Covid-19 yang parah, kami telah menunjukkan seperti apa kekebalan protektif dalam hal pembentukan antibodi spesifik dan sel kekebalan yang diarahkan terhadap SARS-CoV-2," kata penulis studi Dr. Anu Goenka, dosen klinis di University of Bristol dan Bristol Royal Hospital for Children.
"Ini adalah informasi yang sangat berguna untuk desain vaksin Covid-19 di masa depan yang dapat mencoba menginduksi dan meniru tanda dari kekebalan protektif ini," imbuhnya.
Temuan ini telah diterbitkan dalam jurnal Cell Reports Medicine. Goenka dan timnya berharap untuk mengkonfirmasi temuan pada kelompok bayi yang lebih besar. Peneliti menegaskan bahwa studi selanjutnya yang lebih besar masih diperlukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Multisport, Tren Olahraga yang Menggabungkan Banyak Cabang
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Gen Alpha Dijuluki Generasi Asbun, Dokter Ungkap Kaitannya dengan Gizi dan Mental Health
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Bandung Darurat Kualitas Udara dan Air! Ini Solusi Cerdas Jaga Kesehatan Keluarga di Rumah
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal