Suara.com - Jika sebelumnya Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) tidak merekomendasikan ibu hamil divaksinasi Covid-19, kini ibu hamil dipastikan sudah boleh disuntik vaksin Covid-19.
Berdasarkan surat rekomendasi vaksin Covid-19 ibu hamil, yang ditandatangani Ketua Umum PP POGI Dr. Ari Kusuma Januarto menjelaskan jika peningkatan kasus Covid-19 Indonesia, jadi salah satu alasan keputusan ibu hamil boleh divaksinasi Covid-19.
"Meningkatnya kasus Ibu hamil terkonfirmasi Covid 19 di sejumlah kota besar di Indonesia dalam keadaan yang berat (severe case)," tulis POGI dalam suratnya, dikutip suara.com, Jumat (25/6/2021).
Ibu hamil yang terinfeksi Covid-19, bukan hanya berisiko mengalami gejala berat tapi juga bisa membahayakan janin, salah satunya bayi lahir prematur atau lahir saat usia kandungan kurang dari 23 minggu.
Apalagi POGI juga menyebut varian Delta yang pertama kali ditemukan di India, meningkatkan risiko penularan Covid-19 Indonesia semakin tinggi, karena lebih mudah menular dan membuat pusat perawatan dan rumah sakit dipenuhi pasien Covid-19.
"Terutama varian Delta, yang menyebabkan populasi ibu hamil menjadi lebih rentan dan lebih cepat mengalami perburukan hingga kematian," jelas POGI.
Vaksinasi bukan hanya bisa melindungi ibu hamil, tapi juga tenaga kesehatan dan mencegah sistem pelayanan di rumah sakit kolaps, karena vaksinasi bisa meringankan gejala Covid-19 sehingga tidak memerlukan perawatan di rumah sakit dan rerata cukup menjalani isolasi mandiri (Isoman).
"Perlu diambil langkah dan rekomendasi yang terkait dengan pencegahan agar tidak terjadi peningkatan kasus secara massif," pungkas POGI.
Baca Juga: Di AS, Mayoritas Pasien Covid-19 yang Meninggal Belum Vaksinasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi