Suara.com - Vaksinasi mungkin tak 100 persen melindungi Anda dari Covid-19. Namun vaksin yang beredar di Indonesia, yakni CoronaVac dari Sinovac bisa membuat Covid-19 tak begitu parah.
Sebab penelitian baru menunjukkan bahwa dua dosis vaksin CoronaVac China 83,5 persen efektif melawan Covid-19 bergejala. Uji coba fase 3 penelitian ini melibatkan lebih dari 10.000 orang berusia 18 hingga 59 tahun di Turki.
Melansir dari Medicinenet, analisis respons imun dari 981 peserta yang mendapat vaksin menemukan bahwa vaksin memicu respons imun yang kuat pada 90 persen peserta peneltian.
"Untuk mengendalikan pandemi Covid-19, dunia membutuhkan setiap dosis vaksin yang aman dan efektif, dan hasil kami menambahkan bukti penting tentang keamanan dan efektivitas vaksin dari virus yang tidak aktif ini," kata peneliti Murat Akova dari Universitas Hacettepe Sekolah Kedokteran, di Turki.
Dalam uji coba, tidak ada efek samping parah yang terkait dengan vaksin dan sebagian besar (90 persen) efek samping adalah ringan meliputi kelelahan, nyeri tempat suntikan dan nyeri otot.
Temuan awal ini diterbitkan 8 Juli di The Lancet dan dijadwalkan akan dipresentasikan selama pertemuan virtual Kongres Mikrobiologi Klinis & Penyakit Menular Eropa, yang diadakan Juli 9 sampai 12.
Uji coba ini memiliki periode tindak lanjut yang singkat, peserta yang relatif muda dan berisiko rendah, dan berlangsung sebelum varian kekhawatiran muncul. Oleh karena itu, para peneliti mengatakan studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi efektivitas jangka panjang vaksin.
Dikembangkan oleh Sinovac Life Sciences, CoronaVac menggunakan virus yang tidak aktif dan tidak berbahaya yang mendorong sistem kekebalan untuk memproduksi antibodi. Vaksin telah disetujui untuk penggunaan darurat di 22 negara, dan telah dalam uji coba fase 3 di Brasil, Indonesia, Chili, dan Turki sejak pertengahan 2020.
Baca Juga: Menkes Pastikan Stok Vaksin Covid-19 Tercukupi Sesuai Target Pada Akhir Tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak