Suara.com - Konsultasi kesehatan ke dokter umum harusnya tak hanya dilakukan saat Anda sakit, namun juga saat sehat. Para ahli menegaskan bahwa orang-orang yang umumnya sehat membutuhkan dokter agar tetap sehat.
"Sama seperti setiap orang harus memiliki montir, Anda harus memiliki hubungan dengan penyedia perawatan primer dari bayi hingga dewasa," kata dokter Vera Guertler dari Penn State Health Medical Group-Eastbrook di Ronks, Pa.
Melansir dari US News, seorang dokter perawatan primer dapat membantu melacak riwayat kesehatan Anda, alergi dan tanda-tanda vital, menganalisis tes laboratorium dan membantu Anda tetap sehat.
Penyedia perawatan primer dapat mengobati infeksi, luka jahitan, memperbaiki patah tulang sederhana, memberikan vaksin, membantu perkembangan anak, merekomendasikan latihan untuk nyeri punggung dan sendi, memberikan solusi untuk masalah yang berhubungan dengan stres dan membidik pada perawatan pencegahan.
Kemungkinan menemukan sesuatu yang serius lebih tinggi ketika dokter telah merawat Anda sebelumnya. Itu karena dia tahu hasil lab dasar Anda, telah mendengarkan jantung dan paru-paru Anda, dan tahu apa yang normal dan sehat untuk Anda.
Dalam keadaan darurat, pusat perawatan darurat dapat membantu dan dapat mengobati gejala, tetapi sering tidak dapat memberikan perawatan untuk keseluruhan.
Untuk menemukan dokter perawatan primer yang tepat, mintalah rekomendasi teman dan keluarga, kemudian pastikan penyedia menerima asuransi Anda.
Pada janji temu pertama Anda, bawa serta riwayat kesehatan Anda, obat apa yang Anda gunakan dan daftar pertanyaan apa pun yang Anda miliki.
"Dan jangan berkecil hati, menemukan penyedia yang cocok membutuhkan waktu. Jika tidak ada hubungan baik selama kunjungan pertama, jangan takut untuk pindah," saran Dr. Zachary McLaughlin, dokter pengobatan keluarga di Penn State Health Medical Group-Spring Ridge di Wyomissing, AS.
Baca Juga: Soal Kasus Dokter Lois Owien, Yusri Polda: Sudah Dilimpahkan ke Mabes Polri
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional