Suara.com - Isolasi mandiri menjadi metode perawatan di rumah bagi pasien Covid-19 yang tidak bergejala alias OTG. Agar proses pemulihan maksimal, simak tips merawat diri saat isolasi mandiri berikut ini.
Ketika menjalani isolasi mandiri, sangat normal untuk merasa kewalahan dan takut, karena Anda tidak tahu apa yang ada di depan Anda.
Selain itu, jika Anda memiliki sedikit gejala, Anda mungkin juga kesulitan merawat diri sendiri.
Nah, itulah beberapa tips untuk menjaga diri sendiri selama isolasi mandiri dilansir melalui Pinkvilla.
1. Cek kesehatan berkala
Pastikan untuk terus memeriksa kesehatan Anda. Makan makanan yang seimbang, minum banyak cairan dan istirahat yang cukup.
Minumlah cairan panas jika Anda sakit tenggorokan dan praktikkan kebersihan tangan yang baik.
2. Coba lakukan rutinitas
Tahan keinginan untuk hanya berbaring dan tidak melakukan apa-apa. Jadilah produktif dan efisien tetapi juga pastikan untuk tidak terlalu memaksakan diri.
Baca Juga: Satgas Klaim Kasus Covid-19 Nasional Turun 40 Persen Selama Sepekan
Ciptakan keseimbangan antara melakukan tugas dan meluangkan banyak waktu untuk bersantai.
3. Meditasi
Wajar jika merasa kewalahan dan cemas selama periode ini. Anda dapat mencoba meditasi atau berlatih mindfulness untuk menjauhkan pikiran negatif dan meningkatkan kesehatan mental Anda serta mengatasi masalah seperti stres dan kecemasan.
4. Tetap terhubung
Isolasi tidak berarti Anda memisahkan diri dari semua orang. Berusahalah untuk tetap terhubung dengan teman dan anggota keluarga Anda.
Terhubung dengan mereka melalui panggilan video dan bermain game dengan mereka secara virtual agar tidak merasa sendirian.
Berita Terkait
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Waspada Gejala Superflu di Indonesia, Benarkah Lebih Berbahaya dari COVID-19?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi