Ganti sikat gigi Anda setiap 3-4 bulan atau lebih cepat untuk memastikan bulu sikat masih efektif dan penumpukan bakteri minimal.
Anda bisa langsung mengganti sikat gigi jika bulunya mulai berjumbai. Ini karena bulu sikat yang sudah usang bisa menyebabkan gusi berdarah dan halitosis atau bau mulut akibat tumbuhnya bakteri atau jamur di sikat gigi.
Bulu sikat menjadi lebih rentan terhadap pertumbuhan bakteri atau jamur. Menggunakan sikat gigi selama lebih dari tiga bulan dapat menyebabkan masalah gigi, halitosis, atau bau mulut. Bulu sikat yang rusak bisa menyebabkan gusi berdarah.
5. Makan dan Minum dengan Sehat
Camilan dan minuman manis bisa menjadi camilan yang menyenangkan untuk sesekali, tetapi makan terlalu banyak dapat menyebabkan kerusakan gigi dan gigi berlubang.
Perhatikan apa yang Anda makan dan minum untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi Anda.
Hindari minum terlalu banyak minuman yang dapat menodai gigi, seperti kopi, anggur merah, dan makanan yang mengandung kunyit. Batasi juga konsumsi soda dan minuman bersoda Anda.
6. Ingatlah Bahwa Gigi Bukanlah Alat
Harap jangan menggunakan gigi untuk membuka botol atau menggigit benda keras seperti es, pulpen, dll. Karena tindakan ini dapat merusak gigi Anda.
Baca Juga: Ngeri, Dokter Gadungan Nyelonong Masuk Klinik dan Cabut 13 Gigi Pasien Tanpa Ampun
7. Berhenti Merokok
Merokok dapat menyebabkan gigi menguning sekaligus mengikis gusi. Itu juga dapat meningkatkan risiko penyakit gusi, bau mulut, gigi tanggal, dan yang terburuk, kanker mulut.
Jadi jika Anda ingin memiliki senyum yang sehat dan kesehatan gigi yang baik, jangan lupa lakukan tips berikut ini.
Berita Terkait
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kebutuhan Perawatan Gigi Modern Meningkat, Teknologi dan Gaya Hidup Jadi Penentu
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?