Suara.com - Kelelahan merupakan suatu kondisi yang wajar dialami banyak orang. Terlebih jika usai melakukan kegiatan atau aktivitas yang padat dan berat.
Tapi, juga mesti waspada, karena kelelahan bisa menurunkan imunitas dan berujung pada penyakit. Untuk itu, penting mengenali penyabab seorang mudah kelelahan.
Jika masih belum tahu, berikut ini sebab seorang mudah lelah seperti dilansir dari Healthline.
Mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat
Meski mengonsumsi makanan karbohirat penting buat kesehatan, tapi jika berlebihan bisa menyebabkan Anda merasa lelah sepanjang hari. Jika Anda mengonsumsi gula dan karbohidrat olahan, ini bisa menyebabkan peningkatan gula darah lebih cepat.
Dalam sebuah penelitian, anak-anak yang mengonsumsi camilan tinggi karbohidrat olahan sebelum bertanding sepak bola, melaporkan mereka lebih banyak mengalami kelelahan dibanding anak-anak yang mengonsumsi camilan berbahan dasar selai kacang.
Kualitas tidur berkurang
Kurang tidur menjadi salah satu penyebab seseorang mudah lelah. Tidak hanya itu, menurut penelitian dari American Academy of Sleep Medicine and Sleep Research Society, waktu yang dibutuhkan untuk tidur adalah minimal tujuh jam per malam.
Selain itu, tidur dapat meningkatkan kualitas tidur dan membantu mencegah kelelahan. Namun jika Anda masih kesulitan tidur, ada baiknya konsultasi dengan dokter spesialis terdekat.
Baca Juga: 5 Hal Ini Bikin Kamu Sering Merasa Lelah saat Bangun Tidur, Apa Saja?
Kurang asupan kalori
Kalori merupakan energi yang berfungsi memicu porses pernapasan dan mempertahankan suhu tubuh. Jika Anda mengonsumsi terlalu sedikit kalori, metabolisme tubuh akan melambat, sehingga berpotensi menyebabkan kelelahan.
Selain itu, untuk mencegah metabolisme tubuh yang melambat, asupan kalori yang dibutuhkan minimal 1.200 kalori per hari.
Kurangnya asupan protein
Penyebab Anda merasa lelah adalah kurangnya asupan protein. Selain terbukti meningkatkan metabolisme, protein dapat membantu menurunkan berat badan sekaligus mencegah kelelahan.
Dalam sebuah penelitian, tingkat kelelahan yang dilaporkan lebih rendah di antara mahasiswa Korea yang meengonsumsi protein tinggi. Seperti ikan, daging, telur, dan kacang-kacangan yang dikonsumsi dua kali sehari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya