Suara.com - Pemerintah Brasil meluncurkan program nasional pencegahan obesitas untuk anak dan remaja, demi mengampanyekan gaya hidup sehat.
Laporan dari Kementerian Kesehatan Brasil menyebut 7 persen anak-anak Brasil yang berusia di bawah 5 tahun mengalami kelebihan berat badan dan tiga persen menderita obesitas.
Sementara pada remaja, 31,9 persen mengalami kelebihan berat badan dan 12 persen menderita obesitas.
Kampanye nasional melawan obesitas pada anak dilakukan dengan menggalakkan kebiasaan makan sehat dan aktivitas fisik pada anak-anak dan remaja.
"Kampanye Pencegahan dan Perlindungan Obesitas pada Anak 2021 bertujuan untuk meningkatkan konsumsi makanan alami dan mengurangi konsumsi makanan olahan," kata Menteri Kesehatan Marcelo Queiroga saat upacara peluncuran.
Kampanye itu juga menyoroti pentingnya aktivitas fisik dari tahun pertama kehidupan seperti permainan, aktivitas rekreasi atau olahraga, dan memperingatkan tentang lamanya waktu yang dihabiskan anak-anak dan remaja di depan layar.
Sebagai bagian dari kampanye tersebut, insentif ekonomi akan diberikan ke kota-kota, di mana lebih dari 15 persen anak-anak berusia di bawah 10 tahun mengalami kelebihan berat badan pada 2019.
Pemberian insentif bertujuan menerapkan inisiatif pemantauan makanan dan nutrisi untuk memetakan kondisi anak-anak dan remaja, sekaligus mempromosikan olahraga dan makanan sehat. [ANTARA]
Baca Juga: Bukan Hanya Tak Sehat, Kelebihan Berat Badan Juga Picu Depresi
Berita Terkait
-
Lupakan Rivalitas di Klub, Raphinha Sebut Vinicius Bisa Jadi Penentu Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Eks Bomber Brasil: Piala Dunia 2026 Bagi Neymar Cuma Liburan yang Dibayari Negara
-
Mau Fokus ke Piala Dunia atau Pamer? Neymar Bawa 9 Jam Tangan Senilai Rp65 M ke AS
-
Update Cedera Neymar, CBF Keluarkan Hasil Pemeriksaan MRI Terbaru Jelang Kickoff Piala Dunia 2026
-
10 Pertandingan Fase Grup Piala Dunia 2026 yang Wajib Ditonton: dari Brasil, Prancis, hingga Jepang
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak