Suara.com - Banyak perempuan menghadapi rambut wajah yang berlebihan dan tidak diinginkan termasuk di dagu. Sementara penyebab pasti dari rambut dagu yang berlebihan tidak selalu diidentifikasi, hal itu dapat disebabkan oleh perubahan hormonal karena beberapa kondisi dan bahkan obat-obatan tertentu.
Melansir dari Healthshoots, berikut adalah alasan potensial yang mendasari di balik rambut dagu:
1. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)
PCOS adalah gangguan hormonal di mana hormon androgen pria dapat mengalami overdrive dan mengakibatkan penambahan berat badan, menstruasi yang tidak teratur, jerawat, masalah kesuburan, dan pertumbuhan rambut yang tidak normal.
Mengalami hirsutisme dan rambut wajah yang tidak diinginkan, terutama rambut dagu sangat umum terjadi pada PCOS.
2. Sindrom Cushing
Meskipun sangat jarang terjadi, gangguan endokrin tertentu seperti sindrom Cushing dapat menjadi penyebab pertumbuhan rambut dagu yang berlebihan. Kondisi ini disebabkan oleh paparan berlebihan terhadap hormon stres kortisol.
Seiring dengan rambut dagu, kelebihan hormon ini menyebabkan penambahan berat badan, stretch mark, dan diabetes tipe 2.
3. Gen
Baca Juga: Jaga Kesehatan Jantung Hingga Kesehatan Otak, Berikut 7 Manfaat Bawang Merah
Sebagian besar perempuan memiliki rambut vellus di wajah tetapi beberapa mungkin memiliki rambut dagu yang lebih terminal. Hal ini dapat disebabkan oleh genetik.
Gen Anda memainkan peran penting dalam pertumbuhan rambut wajah. Dikatakan bahwa jika kerabat ibu seperti nenek, ibu, dan bibi atau saudara perempuan memiliki rambut dagu pada usia tertentu, maka Anda juga cenderung mendapatkannya pada waktu yang sama.
4. Penuaan
Seiring bertambahnya usia, tubuh Anda mengalami banyak perubahan terutama menopause yang merupakan alasan utama di balik tumbuhnya rambut di dagu.
Selama menopause, kadar estrogen menurun dan perubahan hormonal ini dapat menyebabkan pertumbuhan rambut ekstra.
5. Kehamilan
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?