Suara.com - Pubertas alias puber merupakan tanda bahwa sang anak sudah memasuki fase beranjak remaja. Di fase ini, anak akan mengalami perubahan yang cukup berbeda, salah satunya adalah perubahan fisik.
Anak yang mengalami masa pubertas akan mengalami perubahan hormon di dalam tubuh. Untuk laki-laki misalnya, perubahan ini dialami saat laki-laki memasuki usia 10 hingga 16 tahun.
Melansir dari Hello Sehat, berikut tanda laki-laki bila sudah masuk masa pubertas. Apa saja?
1. Membesarnya ukuran testis
Tanda laki-laki bila sudah memasuki masa pubertas adalah membesarnya ukuran testis. Umumnya ini terjadi pada usia 11 tahun. Setelah membesarnya testis, pembesaran tersebut juga terjadi pada ukuran penis yang bertambah.
2. Tumbuh rambut di area organ seksual
Laki-laki yang sudah masuk ke usia pubertas, akan mengalami tumbuhnya rambut di area organ seksual. Selain itu, rambut yang tumbuh di area organ seksual ini biasanya berbentuk keriting.
3. Perubahan skrotum
Skrotum merupakan salah satu bagian dari organ reproduksi laki-laki, yakni berupa kantung kulit yang menggantung di bawah penis. Bila laki-laki sudah memasuki masa pubertas, skrotum tersebut akan berubah menjadi gelap.
4. Mengalami mimpi basah
Ketika laki-laki memasuki masa pubertas, mereka akan mengalami yang namanya mimpi basah. Biasanya, mereka akan mengalami ejakulasi atau keluarnya sperma saat masih tidur. Sisi lain, kondisi ini terjadi saat laki-laki tersebut bermimpi tentang hasrat seksual.
5. Perubahan suara
Jika pada masa anak-anak suaranya lebih lembut dan terkesan cilik, berbeda jika laki-laki tersebut sudah memasuki masa pubertas. Salah satunya adalah perubahan suara yang lebih berat.
6. Mulai tumbuh jerawat
Laki-laki yang memasuki masa pubertas akan mengalami jerawat di sekitar wajah. Hal ini termasuk normal dan tidak perlu khawatir. Nantinya, jerawat yang tumbuh di masa puber akan hilang dengan sendirinya.
Baca Juga: Dicari Selama 3 Hari, Remaja Hanyut di Sungai Bingei Ditemukan Tewas
7. Perubahan tinggi badan
Laki-laki yang memasuki masa puber umumnya akan mengalami perubahan tinggi badan. Dalam waktu setiap tahun, laki-laki akan mengalami pertumbuhan tinggi badan mulai dari 7 hingga 8 cm.
8. Terbentuknya otot-otot
Umumnya laki-laki yang memasuki masa pubertas akan mengalami terbentuknya otot-otot. Biasanya, perubahan ini terlihat dari dadanya yang membidang dan tumbuhnya otot di bagian lengan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI