- Seorang balita berinisial QSH meninggal dunia di Kabupaten Bekasi setelah diduga mengalami penganiayaan oleh ibu tirinya.
- Korban sebelumnya menjalani perawatan intensif serta operasi kepala di RSUD Koja, Jakarta Utara, akibat luka berat.
- Polres Metro Bekasi Kabupaten kini sedang melakukan proses penyidikan mendalam.
Suara.com - Balita berinisial QSH (4), yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh ibu tirinya di Kabupaten Bekasi, meninggal dunia setelah beberapa hari menjalani perawatan intensif akibat luka berat yang dideritanya.
Kabar duka tersebut dibenarkan Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kabupaten, AKP Aliyani, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (16/7/2026).
"Iya betul," kata Aliyani.
Meski demikian, polisi belum merinci waktu meninggalnya QSH. Termasuk proses pemakaman korban.
"Mohon waktu," katanya.
Sebelumnya, QSH sempat menjalani perawatan intensif di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RSUD Koja, Jakarta Utara.
Kondisinya dilaporkan kritis setelah menjalani operasi di bagian kepala akibat luka yang diduga dialaminya.
Kapolsek Tarumajaya, AKP I Gede Bagus Ariska Sudana, mengaku pihaknya telah menjenguk korban untuk memastikan kondisi sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga.
Berdasarkan hasil pemantauan saat itu, korban masih belum sadarkan diri usai menjalani operasi dan terus berada dalam pengawasan intensif tim medis.
Baca Juga: Menteri PPPA Sentil Pemkab Sampang Usai Kasus 27 Predator Anak: Perkuat Gugus Tugas!
Kasus ini menjadi perhatian publik setelah polisi mengungkap dugaan penganiayaan terhadap balita tersebut yang diduga dilakukan oleh ibu tirinya. Perkara tersebut kini masih dalam proses penyidikan oleh Polres Metro Bekasi Kabupaten.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Petaka Tol Pandaan-Malang: Mobil Satu Keluarga Asal Surabaya Hancur Dihantam Fuso, 5 Tewas
-
Fajar/Fikri Evaluasi Diri Jelang Hadapi Wakil Taiwan di Babak Kedua Japan Open 2026
-
Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala
-
Japan Open 2026: Usai Singkirkan Rasmus Gemke, Ubed Bidik Kejutan atas Anders Antonsen
-
Dihujani Kritik usai Pilih Yamaha, Jorge Martin Beri Jawaban Tegas!
-
Belajar Merelakan dari Lagu Menjauh: Saat Berjuang Saja Ternyata Tak Cukup
-
Menteri PPPA Sentil Pemkab Sampang Usai Kasus 27 Predator Anak: Perkuat Gugus Tugas!
-
Tinggalkan Arsenal, Leandro Trossard Gabung Besiktas dengan Kontrak 3 Tahun
-
5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
-
90 Menit yang Mengungkap Identitas Asli Inggris dan Argentina