Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) telah memberikan persetujuan penuh vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech untuk orang berusia 16 tahun ke atas.
Izin itu jadi yang pertama dari tiga vaksin AS yang tersedia untuk diberikan status setelah persetujuan awal mereka untuk penggunaan darurat.
Langkah ini kemungkinan akan memicu gelombang persyaratan vaksin di bisnis dan institusi yang kebijakannya bergantung pada persetujuan penuh FDA.
Izin ini juga dapat mendorong orang Amerika yang ragu-ragu yang telah menunggu FDA untuk mempertimbangkan sebelum mereka mendapatkan suntikan mereka.
Departemen Pertahanan AS akan membutuhkan vaksin untuk lebih dari 1 juta anggota aktif, sambil menunggu persetujuan penuh. Negara bagian Oregon juga telah mengeluarkan persyaratan untuk pekerja negara bagian.
Universitas di seluruh AS telah menerapkan kebijakan vaksin sambil menunggu persetujuan penuh FDA, dan United Airlines akan mewajibkan karyawan untuk divaksinasi dalam waktu lima minggu setelah FDA bergerak.
Ahli Bedah Umum AS Vivek Murthy mengatakan kepada CNN pada hari Minggu bahwa “untuk bisnis dan universitas yang telah berpikir untuk menerapkan persyaratan vaksin untuk menciptakan ruang yang lebih aman bagi orang untuk bekerja dan belajar, saya pikir langkah ini dari FDA ... akan benar-benar membantu mereka untuk bergerak maju dengan rencana semacam itu.”
"Persetujuan FDA terhadap vaksin ini merupakan tonggak sejarah karena kami terus memerangi pandemi Covid-19," kata Penjabat Komisaris FDA Janet Woodcock dalam sebuah pernyataan.
“Meskipun vaksin ini dan vaksin lainnya telah memenuhi standar ketat dan ilmiah FDA untuk otorisasi penggunaan darurat, sebagai vaksin Covid-19 pertama yang disetujui FDA, masyarakat dapat sangat yakin bahwa vaksin ini memenuhi standar tinggi untuk keamanan, efektivitas, dan pembuatan kualitas yang dibutuhkan FDA dari produk yang disetujui.”
Baca Juga: Kabar Baik, Indonesia Kedatangan 5 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Sinovac
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI