Suara.com - Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa Covid-19 pada ibu hamil bisa menyebabkan per-eklamsia. Kondisi ini adalah komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi.
Melansir dari Medical Xpress, tekanan darah tinggi persisten pada ibu hamil dapat menyebabkan kerusakan serius pada ibu dan bayi. Penelitian ini telah diterbitkan pada jurnal Clinical Science.
Para peneliti menyimpulkan bahwa keberadaan SARS-CoV-2 dalam organisme ibu dapat menyebabkan perubahan tingkat enzim pengubah angiotensin 2 (ACE2), protein yang mengikat virus untuk menyerang sel.
Dengan demikian, maka akan merusak fungsi sistem yang bergantung pada ACE2 untuk mengatur tekanan darah.
Selain berfungsi sebagai reseptor virus, ACE2 memainkan peran kunci dalam membangun aliran darah di plasenta dan dalam adaptasi kardiovaskular yang terjadi selama kehamilan.
“Berdasarkan temuan penelitian yang dilakukan hingga saat ini tentang infeksi SARS-CoV-2 pada perempuan hamil dan peran ACE2 di plasenta, dapat disimpulkan bahwa mereka berisiko lebih tinggi terkena Covid-19. Selain itu, perempuan hamil dengan Covid-19 lebih rentan terhadap pre-eklampsia dan kelahiran prematur," kata Nayara Azinheira Nobrega Cruz, penulis pertama penelitian tersebut.
“ACE2 memainkan peran adaptif yang sangat penting dalam sistem peredaran darah ibu, janin, dan plasentasi. Namun, karena itu juga merupakan reseptor untuk SARS-CoV-2, maka meningkatkan risiko plasenta pada pasien hamil dengan Covid-19," imbuh Mariane Bertagnolli yang peneliti utama studi tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?