Mengkonsumsi makanan yang kaya akan lemak sehat seperti alpukat, minyak zaitun, almond dan kenari bermanfaat dalam pencegahan kanker prostat.
Mengganti lemak hewani dengan lemak nabati dapat memberikan manfaat tambahan karena protein hewani dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker prostat.
5. Makan makanan yang mengandung Isoflavon
Isoflavon ditemukan dalam makanan seperti kedelai, kacang polong, lentil dan tahu.
Prevalensi kanker prostat ditemukan rendah pada pria asal Asia karena asupan isoflavon mereka lebih tinggi.
6. Menghindari merokok
Merokok dikaitkan dengan kekambuhan penyakit. Pasien yang sering merokok akan terkena dampak yang lebih parah daripada pasien yang tidak merokok.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang dengan kanker prostat yang berhenti merokok hidup hampir satu dekade lebih lama daripada orang yang merokok secara teratur.
Baca Juga: Ilmuwan Vaksin AstraZeneca Buat Vaksin Kanker, Begini Cara Kerjanya
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?