Suara.com - Agar lekas pulih dari penyakit, ada baiknya konsumsi makanan sehat demi menjaga kesehatan mulai dari buah-buahan, sayuran, lemak sehat, dan sumber protein.
Sumber makanan tersebut telah terbukti dapat mengurangi peradangan, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, meningkatkan penyembuhan, dan menyediakan bahan bakar untuk memulihkan diri.
Berikut lima makanan yang dapat membantu Anda agar cepat pulih dari penyakit, seperti yang dilansir dari Healthline.
1. Sayuran
Anda bisa konsumsi sayuran seperti kangkung, bayam, sawi, atau sayuran hijau lainnya. Tentunya, sumber makanan ini disebut dapat mengurangi peradangan, meningkatkan sistem imun, dan menyembuhkan luka. Selain itu, sayuran hijau terbukti punya kandungan yang sehat, seperti vitamin C, mangan, magnesium, folat, dan provitamin A.
2. Telur
Setelah melakukan operasi, tubuh membutuhkan lebih banyak protein, salah satunya dengan mengonsumsi telur. Tentu tidak hanya memiliki sumber protein semata, melainkan telur menyediakan nutrisi yang mampu mendukung kesehatan tubuh serta penyembuhan luka, lewat kandungan seperti vitamin A, vitamin B12, seng, zat besi, dan selenium.
3. Ikan salmon
Salmon dikemas dengan protein, vitamin B, selenium, zat besi, seng, dan lemak omega-3. Hal ini telah dibuktikan lewat penelitian, menunjukkan bahwa lemak omega-3 dapat meningkatkan penyembuhan luka, meningkatkan respons kekebalan tubuh, serta mengurangi peradangan. Salmon yang dimasak memberi kebutuhan nutrisi harian Anda sebesar 70 persen. Meski salmon disebut aman untuk dikonsumsi, ada baiknya perlu konsultasi dengan dokter Anda.
Baca Juga: Mudah Cuma Pakai 3 Bahan, Begini Cara Membuat Tempe Rumahan yang Enak
4. Ubi jalar
Ubi jalar memiliki kandungan karbohidrat yang baik untuk tubuh Anda. Tidak hanya menyediakan energi yang dibutuhkan sel, tetapi enzim seperti heksokinase dan sitrat sintase, dapat membantu memulihkan luka Anda. Ubi jalar dikemas dengan sumber penting yang lain.
Seperti senyawa anti-inflamasi, mineral, vitamin C, karotenoid, dan mangan. Tentunya, kandungan tersebut dapat meningkatkan respons kekebalan tubuh, serta membantu tubuh Anda pulih dari penyakit.
5. Buah beri
Buah beri dikenal karena memiliki sumber yang penting untuk kesehatan, seperti nutrisi dan senyawa tanaman yang mampu mendukung pemulihan tubuh Anda. Selain itu, beri menyediakan vitamin C yang disebut dapat mendorong penyembuhan luka. Buah beri juga dikemas lewat kandungan antioksidan seperti anthocyanin, anti-inflamasi, anti-virus, di mana kandungan ini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?