Suara.com - Merasa stres serta kelelahan di tempat kerja memang dapat terjadi kapan saja, dan burnout ini dapat memengaruhi kesehatan mental serta fisik.
Apabila burnout akibat pekerjaan dibiarkan tidak teratasi, maka dapat mempersulit orang yang mengalaminya, membuat mereka sulit berfungsi dengan baik dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Verywell Mind, burnout merupakan reaksi terhadap stres kerja yang berkepanjangan atau kronis. Ini ditandai dengan tiga hal, yakni kelelahan, sisnisme, dan perasaan berkurangnya kemampuan untuk bertindak profesional.
Seseorang yang mengalami burnout perlu membuat beberapa perubahan pada lingkungan kerja mereka.
Ada beberapa strategi yang dapat dilakukan untuk mengurangi beberapa efek pekerjaan dengan stres tinggi:
- Perawatan diri
- Konsumsi makanan sehat
- Banyak berolah raga
- Mempraktikkan kebiasaan tidur yang sehat
Mengambil hari libur dan pergi ke tempat yang diinginkan mungkin dapat memberi kelegaan sementara. Tetapi, bahkan seminggu dari kantor saja tidak cukup untuk membantu mengatasi burnout.
Jadi, istirahat yang terjadwal secara teratur dan memperbarui pola hidup harian dapat menjadi kunci dalam melawan burnout.
Apabila Anda mengalami burnout dan kesulitan menemukan jalan keluar, atau menduga memiliki kondisi kesehatan mental tertentu di balik rasa lelah itu, carilah bantuan profesional.
Baca Juga: Burnout, Musuh Utama Produktivitas dan 5 Cara Mengatasinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bahaya Pencemaran Sungai Cisadane, Peneliti BRIN Ungkap Risiko Kanker
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama
-
Tak Hanya Indonesia, Nyamuk Wolbachia Cegah DBD juga Diterapkan di Negara ASEAN
-
Dokter Ungkap Pentingnya Urea Breath Test untuk Cegah Kanker Lambung
-
Self-Care Berkelas: Indonesia Punya Layanan Kesehatan Kelas Dunia yang Nyaman dan Personal
-
Lupakan Diet Ketat: Ini 6 Pilar Nutrisi Masa Depan yang Bikin Sehat Fisik dan Mental di 2026
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Waspadai Jantung dan Stroke Tak Bergejala, Teknologi Presisi Jadi Kunci Penanganan Cepat
-
Rahasia Puasa Tetap Kenyang Lebih Lama Tanpa Loyo, Ini Pendamping Sahur yang Tepat
-
Lantai Licin di Rumah, Ancaman Diam-Diam bagi Keselamatan Anak