Suara.com - Di luar faktor genetik, olahraga diketahui merupakan salah satu faktor eksternal yang dapat mempengaruhi tinggi badan anak. Itu sebabnya, penting untuk mengajak anak tetap aktif secara fisik jika Anda ingin ia tumbuh maksimal.
Tapi, olahraga apa yang harus dilakukan oleh anak? Melansir dari Times of India, ini dia 5 jenis olahraga yang paling efektif untuk membantu anak-anak Anda mencapai tinggi badan maksimum mereka.
1. Berenang
Berenang meningkatkan kelenturan dan merangsang sel-sel di dalam tubuh. Berenang membantu merangsang setiap otot, yang membantu meningkatkan tinggi badan secara alami.
2. Bergantung
Menggantung adalah salah satu latihan terbaik untuk menambah tinggi badan. Ini membantu dalam meningkatkan daya tahan lengan dan merangsang otot-otot tubuh bagian atas. Latihan ini juga membantu mengencangkan tubuh dan membentuknya. Mengencangkan dan membentuk tubuh dapat membantu menambah tinggi badan.
3. Menyentuh kaki
Menyentuh jari kaki adalah latihan mudah yang merangsang otot-otot di punggung dan betis, serta memberikan pijatan yang bagus pada otot paha. Minta anak untuk mencoba menyentuh jari-jari kakinya, tetapi jangan memaksakan diri melampaui batas ya. Lakukan latihan ini sejak usia dini.
4. Pose kobra
Untuk melakukan pose kobra, minta anak untuk berbaring tengkurap. Perlahan, minta ia mengangkat tubuh bagian atas. Tekuk sebanyak mungkin ke belakang untuk meningkatkan kemampuan pertumbuhan sel-sel tubuh.
5. Lompat tali
Lompat tali adalah kegiatan menyenangkan yang disukai semua orang. Kegiatan ini juga dapat membantu meningkatkan tinggi badan anak. Melompat memicu sel-sel tubuh dari ujung kepala hingga ujung kaki, dan membuat sel-sel aktif. Jenis kerja otot ini paling baik untuk pertumbuhan ramping tubuh dan menambah tinggi badan.
Jadi, olahraga apa saja yang sudah si kecil lakukan untuk memaksimalkan tinggi badannya?
Baca Juga: Inilah Alasan Anda Harus Mandi Minimal 20 Menit setelah Berolahraga
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional