Suara.com - Hari yang sibuk, beban kerja tinggi, hingga masalah pribadi memang sering kali membuat stres. Dalam hal ini, Ahli bedah kardiotoraks dokter Shriram Nene baru-baru ini membagikan video informatif tentang cara mengelola stres di masa sulit.
“Stres dapat menyebabkan perubahan inflamasi dan penyakit kronis,” katanya seperti yang dikutip dari India Express.
Melansir dari India Express, berikut deretan cara untuk menurunkan stres menurut dokter Nene, antara lain:
1. Tidur yang cukup
Tidur cukup perlu untuk menurunkan stres Anda. Bagi orang dewasa Anda disarankan tidur 7 hingga 9 jam, sedangkan untuk anak-anak harus 10 jam atau lebih
2. Berolahraga secara teratur
Menurut doker Nene, bahkan 30 menit jalan cepat atau berolahraga ringan dapat meningkatkan suasana hati Anda karena melepaskan endorfin dan dopamin.
3. Bangun jejaring sosial
Membangun jaringan dukungan sosial dan berbicara dengan orang-orang secara teratur. Anda juga dapat membantu mereka dalam retrospeksi.
Baca Juga: Viral Cowok Tanya Merek Kondom Terbaik, Jawaban Warganet Ini Bikin Auto Kena Mental
4. Mengatur prioritas
Atur prioritas Anda dan jangan mengerjakan suatu hal sekali waktu jika Anda merasa tak sanggup. Jangan memaksakan diri.
“Roma tidak dibangun dalam sehari. Jangan khawatir tentang tugas tertunda dengan prioritas rendah. Anda akan mengerjakannya nanti mereka pada akhirnya,” kata dokter Nene.
5. Berpikir positif
Fokus pada elemen positif dari apa yang telah Anda capai dalam sehari. Jangan terpaku pada apa yang Anda tidak mampu.
"Ini membantu Anda untuk melewati lebih cepat," uajr dokter Nene.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien