Suara.com - Kolesterol tinggi seringkali muncul tanpa gejala. Salah satu cara mengetahuiny ialah dengan melakukan tes darah.
Meskipun demikian, ada beberapa kemungkinan tanda-tanda peringatan gejala kolesterol tinggi. Situs kesehatan Medicover Hospitals telah menguraikan beberapa gejala fisik yang dapat mengindikasikan kadar kolesterol tinggi.
Salah satunya dapat terjadi di tangan atau kaki, serta di area lain dari tubuh. Jika mengalami rasa sakit di tangan atau kaki, hal ini mungkin disebabkan oleh penumpukan kolesterol yang dapat menyumbat pembuluh darah kaki dan tangan, menurut situs tersebut.
"Penumpukan kolesterol ini dapat terjadi terus menerus dan membuat tangan dan kaki terasa sakit," demikian seperti dilansir dari Express UK.
Medicover Hospitals juga mencantumkan tiga tanda peringatan kolesterol tinggi lainnya. Sering kesemutan juga mungkin merupakan tanda, karena gangguan aliran darah ke bagian tubuh tertentu membuat sensasi kesemutan di tangan dan kaki.
"Tingkat kolesterol tinggi dalam darah membuat aliran darah kental dan mempengaruhi aliran normal darah di saraf dan menyebabkan kesemutan," katanya.
Selain itu, seorang mungkin mengalami nyeri dada di sisi kiri.
“Nyeri dada, terutama di sisi kiri menunjukkan penyumbatan pembuluh darah di sekitar jantung dan dapat menyebabkan rasa sakit.
“Terkadang, rasa sakitnya bahkan bisa menyebar hingga ke leher. Tingginya kadar kolesterol dalam darah bisa menyebabkan nyeri dada dan juga bisa menjadi tanda serangan jantung,” demikian bunyi situs tersebut.
Baca Juga: Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin Terjaring OTT KPK
Terakhir, dikatakan bahwa seringnya sakit kepala di bagian belakang kepala bisa menjadi indikator kondisi tersebut.”
Tersumbatnya pembuluh darah di area sekitar kepala menyebabkan sakit kepala di bagian belakang kepala. Hal ini terjadi ketika pembuluh darah tersumbat oleh plak kolesterol. Jika ini dibiarkan, pembuluh darah bisa pecah dan menyebabkan stroke,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli