Suara.com - Zayn Malik dan Gigi Hadid dikabarkan menjalani toxic relationship, dan banyak orang mendukung mereka untuk berpisah.
"Lebih baik mereka berpisah. Gigi dan Zayn memiliki hubungan yang sangat merusak ketika mereka bersama," kata seorang sumber kepada laman Us.
Menurut kabar, pasangan Zayn Malik dan Gigi Hadid telah putus setelah enam tahun menjalani hubungan serta memiliki seorang anak perempuan bernama Khai.
Kabar ini menyusul kabar pertikaian antara Zayn dengan ibunda Gigi, Yolanda Hadid.
Menjalani hubungan beracun dapat menguras emosi dan mental. Namun, tahukah Anda bahwa toxic relationship seperti hubungan Zayn dan Gigi juga dapat memengaruhi kesehatan fisik?
Berdasarkan News18, bagaimana toxic relationship memengaruhi kesehatan fisik:
1. Kesehatan jantung
Beberapa penelitian dari berbagai universitas bekali-kali telah membuktikan bahwa ada hubungan antara stres terhadap kesehatan jantung. Artinya, seseorang dalam toxic p relationship memiliki peningkatan 34% dalam masalah jantung.
2. Sistem kekebalan tubuh
Baca Juga: Mengenal Toxic Positivity yang Berbahaya bagi Kesehatan Mental
Toxic relationship jangka panjang melemahkan sistem kekebalan terhadap korbannya. Stres dan perilaku negatif yang terus-menerus melemahkan respons tubuh untuk melawan penyakit.
3. Depresi
Depresi dan kecemasan adalah produk sampingan dari toxic relationship. Meski bukan penyakit fisik, depresi memiliki dampak yang sama buruknya dengan masalah kesehatan kritis lainnya.
4. Obesitas
Toxic relationship bisa membuat stres dan saat stres, otak akan membuat orang yang stres makan secara berlebihan, terutama untuk karbohidrat dan gula.
Penelitian telah membuktikan bahwa orang yang terus-menerus diliputi hubungan negatif akan menjadi 'emotional eater', atau orang yang makan karena dorongan emosional, membuat mereka gemuk dalam jangka panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial