Suara.com - Kanker paru-paru menjadi salah satu penyakit yang banyak diidap, terutama oleh laki-laki. Bisa mendeteksi kanker paru-paru lebih awal, akan membantu proses perawatan dan pengobatan.
Dilansir dari Express UK, NHS telah menguraikan beberapa gejala kanker paru-paru yang tidak umum, yang mungkin tidak disadari oleh sebagian orang. Salah satunya perubahan tampilan jari.
Seorang yang mengalami kanker paru punya ujung jari yang menjadi lebih melengkung atau ujungnya menjadi lebih besar. Ini dikenal sebagai jari clubbing.
Beberapa orang mungkin juga mengalami pembengkakan pada wajah atau leher mereka, atau nyeri dada atau bahu yang terus-menerus.
Cancer Research mengatakan bahwa gejala kanker paru-paru yang paling umum adalah batuk yang sering terjadi, batuk yang berubah-ubah sejak lama, dan infeksi dada yang terus datang kembali atau infeksi dada yang tidak kunjung sembuh. lebih baik.
Badan amal itu menambahkan bahwa kehilangan nafsu makan, merasa lelah sepanjang waktu, dan kehilangan berat badan adalah tanda-tandanya.
“Batuk juga merupakan gejala virus corona. Masih penting untuk menghubungi dokter Anda jika Anda mengalami batuk baru atau yang semakin parah.
"Mereka dapat berbicara dengan Anda melalui telepon atau panggilan video dan mengatur tes jika Anda membutuhkannya," kata badan amal itu.
Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena kanker paru-paru.
Baca Juga: Tanda Diabetes Bisa Dilihat dari Kondisi Kuku, Apa Saja?
Merokok tembakau adalah penyebab terbesar kanker paru-paru di Inggris. Cancer Research mengatakan tujuh dari 10 kanker paru-paru disebabkan oleh merokok.
NHS mengatakan Jika Anda merokok lebih dari 25 batang sehari, Anda 25 kali lebih mungkin terkena kanker paru-paru daripada non-perokok.
Jika Anda tidak merokok, sering terpapar asap rokok orang lain dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien