Suara.com - Untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak di usia sekolah, penting untuk memastikan kesehatan dan juga gizi yang seimbang. Oleh sebab itu, orangtua juga perlu memperhatikan asupan gizi yang seimbang bagi anak.
“Sebenarnya untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia sekolah, diperlukan nutrisi yang cukup. Selain itu, perlu ditunjang dengan berjiwa aktif dan tetap ceria,” ungkap Ketua Umum PDSKO (Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga) dr. Leny Pintowari, Sp.KO, dalam acara Ayo Senam 3M ABC, Jumat (5/11/2021).
Ia menjelaskan, dengan aktivitas fisik intensitas sedang yang dilakukan secara teratur, akan memberikan banyak manfaat. Mulai dari meningkatkan kebugaran jantung paru, fungsi pernapasan, dan daya tahan tubuh,” ungkapnya lebih lanjut.
Di masa pandemi saat ini, terutama bagi anak, dr. Leny melanjutkan betapa pentingnya meningkatkan daya tahan tubuh untuk anak. Tidak hanya melindungi dari penularan Covid-19, tetapi juga melindungi anak dari berbagai macam penyakit. Sehingga dengan daya tahan tubuh yang meningkat, anak akan tetap sehat dan terus aktif.
“Dan daya tahan tubuh itu sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan kita. Begitu juga aktivitas fisik yang sudah saya sampaikan, di mana aktivitas ini bisa mengoptimalkan tumbuh kembang anak,” jelas dr. Leny.
Di sisi lain, dr. Leny mengatakan anak yang melakukan aktivitas fisik secara teratur, tidak hanya meningkatkan fungsi jantung, paru, dan daya tahan tubuh saja. Tetapi, aktivitas fisik yang dilakukan sedari dini oleh anak sangat baik untuk meningkatkan fungsi kesehatan tulang.
“Tentu ini baik buat kesehatan tulang anak kita, sehingga ini bisa terlindungi dari penyakit kronis. Selain itu, yang paling penting adalah anak juga perlu meningkatkan fungsi kognitif. Karena, ini bisa memaksimalkan kemampuan belajar anak kita di sekolah,” pungkas dr. Leny.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli