Suara.com - Orang tua pasti akan melarang anak-anaknya agar tidak bermain sambil hujan-hujanan. Tetapi larangan ini dapat dipahami, sebab orang tua tidak ingin anak-anaknya sakit.
Namun, sebenarnya bermain hujan-hujanan memiliki manfaat tersendiri, lho! Selama anak-anak mengenakan jas hujan dan sepatu bot, bermain hujan-hujanan akan berdampak baik bagi perkembangan mereka.
Berdasarkan laman Pentagon Play UK, berikut manfaat dari bermain hujan-hujanan:
1. Tingkatkan keterampilan fisik
Anak-anak dapat mengembangkan keterampilan fisik lebih cepat dalam hujan. Karena kondisi licin, anak-anak perlu bekerja lebih keras untuk menjaga keseimbangan yang baik, lebih meningkatkan koordinasi dan keterampilan motorik kasar mereka.
Selain itu, anak-anak perlu menggunakan keterampilan berpikir kritis saat mereka mengelola risiko dan mengevaluasi berbagai aktivitas. Ini bisa sesederhana memilih tempat berdiri dalam kondisi basah.
2. Mengenalkan gaya hidup sehat
Membiarkan anak-anak bermain di tengah hujan juga mengenalkan gaya hidup sehat karena mereka diajarkan sejak usia muda untuk selalu berolahraga, terlepas dari cuacanya.
3. Menyelidiki konsep ilmiah
Baca Juga: Bunda Yuk Tanamkan Rasa Empati dan Simpati Anak Lewat Aktivitas Bermain, Ini 4 Tipsnya!
Saat menjelajahi alam bebas saat hujan, anak-anak diberikan pengalaman baru tentang air.
Anak-anak dapat belajar tentang alam secara lebih mendalam ketika mereka mempertanyakan dan mengeksplorasi konsep-konsep ilmiah, seperti siklus air, awan dan cuaca, melalui bermain.
Selain itu, saat berjalan di tengah hujan, anak-anak dapat mengamati segala jenis binatang yang hanya muncul selama cuaca basah, mendorong mereka untuk bertanya tentang hewan-hewan, habitatnya dan lingkungan.
4. Melatih pengalaman sensorik
Dengan suara, pemandangan, bau, dan sentuhan yang berbeda, hujan benar-benar dapat meningkatkan pengalaman sensorik anak-anak.
Mereka dapat mendengarkan derai hujan di tanah, menyaksikan aspal berubah hitam pekat saat basah, merasakan permukaan yang lembab dan licin dan mencium aroma tanah saat hujan jatuh ke tanah kering. Masing-masing indera dapat dirangsang saat berada di luar ruangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu
-
2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem