Suara.com - Vitamin D adalah nutrisi penting yang bisa kita peroleh dari paparan sinar matahari. Sayangnya, paparan sinar matahari akan lebih jarang selama bulan-bulan musim dingin.
Kurangnya paparan sinar matahari ini bisa menbuat Anda kekurangan vitamin D. Padahal, vitamin D sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tulang, gigi, dan otot.
NHS mengatakan kekurangan vitamin D bisa menyebabkan kelainan bentuk tulang, seperti rakhitis pada anak-anak. Selain itu, kekurangan vitamin D juga bisa mengakibatkan nyeri tulang yang disebut osteomalacia pada orang dewasa.
Tapi dilansir dari Express, konsumsi Terlalu banyak suplemen vitamin D selama jangka waktu panjang juga membuat Anda kelebihan kalsium yang tidak baik untuk kesehatan.
Situs kesehatan cerascreen mengatakan bahwa vitamin D memainkan peran penting dalam kesehatan kulit kita. Anda bisa melihat beberapa tanda-tanda kekurangan vitamin D pada kulit.
Karena, vitamin D berkontribusi pada penyembuhan luka . Sehingga kekurangan vitamin D bisa menimbulkan beberapa tanda-tanda pada kulit, termasuk
- Proses penyembuhan luka kulit yang lebih lambat
- Eksim
- Psoriasis.
Gejala kekurangan vitamin D lainnya termasuk nyeri otot dan kelemahan, gaya berjalan waddling, nyeri kronis yang meluas atau nyeri tulang di punggung bagian bawah, panggul dan kaki.
NHS mengatakan faktor risiko kekurangan vitamin D, termasuk kurangnya paparan sinar matahari, kulit lebih gelap, berada di rumah, malabsorpsi, dan sedang hamil atau menyusui. Anda tidak akan mengalami overdosis vitamin D melalui paparan sinar matahari.
Pada bulan-bulan musim panas, mayoritas penduduk akan mendapatkan cukup vitamin D melalui paparan sinar matahari, diet yang sehat dan seimbang.
Baca Juga: Dokter Temukan Infeksi Jamur Hitam pada Pasien Demam Berdarah
Pada bulan musim dingin, orang-orang mungkin akan kesulitan mendapatkan vitamin D yang cukup dari sinar matahari. Jadi, Anda bisa mendapatkan asupan vitamin D dari makanan.
Jika Anda berasa dalam kelompok yang berisiko tinggi kekurangan vitamin D, Anda mungkin membutuhkan suplemen vitamin D. NHS menyarankan Anda mengonsumsi 10 mikrogram vitamin D sehari untuk menjaga kesehatan tulang.
Anda bisa mengonsumsi suplemen Vitamin D dalam bentuk tablet, cairan, atau semprotan yang bisa dibeli di apotek. Tapi, konsumsi suplemen vitamin D berlebihan juga tidak baik untuk kesehatan.
NHS mengatakan mengonsumsi terlalu banyak vitamin D dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan terlalu banyak kalsium menumpuk di dalam tubuh yang bisa merusak ginjal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker
-
Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat
-
Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat
-
Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama
-
Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta
-
Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem
-
Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius
-
Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai