Kurangi waktu bermain elektronik dan doronglah untuk bermain di luar ruangan, cukup selama satu jam saja tidak apa-apa, seperti berjalan, naik sepeda atau bermain olahraga. Fokuslah pada aktivitas apa yang dipilih oleh anakmu, rencanakan sedikit tambahan waktu untuknya untuk memakan snack sebelum mencegah darah gula rendah.
7. Menjadi Orang Protektif tapi Mendorong Kemandirian
Sangat umum bahwa orang tua protektif kepada anaknya, terutama mereka yang memiliki penyakit diabetes. Tetapi menjadi terlalu protektif sebenarnya dapat menimbulkan efek negatif kepada anak, seperti rendahnya kepercayaan diri mereka dan merasa tidak mampu.
Doronglah anakmu untuk menjadi anak yang mandiri dalam mengelola sesuatu, seperti mengontrol diet dan mengetahui cara menangani hipoglikemia (ketika glukosa darah menjadi terlalu rendah). dorong juga anakmu untuk memberi tahu teman-temannya tentang diabetesnya.
Itulah 7 tips gaya hidup untuk orangtua yang memiliki anak penderita diabetes. Bagaimana menurutmu? (Maria Mery Cristin Nainggolan)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS