News / Nasional
Senin, 17 Agustus 2026 | 12:44 WIB
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) sekaligus Presiden Kelima RI, Megawati Soekarnoputri. (Foto dok. PDIP)
Baca 10 detik
  • Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri meminta kader tidak takut menghadapi proses hukum pada upacara HUT RI di Jakarta, Senin (17/8/2026).
  • Megawati membagikan pengalamannya saat memenuhi panggilan kepolisian dan kejaksaan sebanyak empat kali pada masa pemerintahan Orde Baru lalu.
  • Ia menegaskan bahwa pemeriksaan hukum adalah kesempatan untuk membuktikan kebenaran serta menunjukkan sikap sebagai warga negara yang baik.

Suara.com - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengingatkan para kader partai agar tidak takut menjalani proses hukum jika tidak bersalah. Sebab, setiap orang memiliki hak yang sama di hadapan hukum.

Megawati juga menceritakan pengalamannya saat menghadapi proses hukum pada zaman Orde Baru.

Hal tersebut diungkap Megawati saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-81 RI di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Presiden kelima RI itu menuturkan bahwa dirinya sempat dipanggil polisi sebanyak tiga kali dan diperiksa jaksa satu kali pada masa pemerintahan Orde Baru.

"Saya dipanggil polisi tiga kali lho zaman Orde Baru. Bayangkan, saya datangi karena saya warga negara Indonesia yang baik,” kata Megawati di Jakarta Selatan, Senin.

Mega juga menyampaikan dirinya sempat diperiksa oleh Kejaksaan Agung. Pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik memakan waktu cukup panjang. Sebab, ia diperiksa hingga malam hari.

Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri. (Suara.com/Faqih)

“Baru satu kali saya sudah datang ke kejaksaan. Aduh keren banget deh," ujarnya.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh Korps Adhyaksa, Megawati berterus terang bahwa dirinya tidak pernah melakukan perbuatan melawan hukum.

Setelahnya, Megawati menyinggung seluruh pihak yang telah dipanggil aparat penegak hukum untuk memenuhi pemanggilan. Sebab, pemeriksaan merupakan kesempatan untuk membuktikan kebenaran.

Baca Juga: Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana

"Makanya bagi mereka yang dipanggil tuh mbok datang gitu lho. Wah tapi kan ada beberapa orang yang baru ini wah nggak mau datang,” ucap Megawati.

“Tunjukkan dengan itu dia ada kebenaran, bahwa di situlah saya menegakkan kebenaran. Lah buktine saya nggak sama sekali," imbuhnya.

Load More