Suara.com - Perubahan cuaca kerap berdampak pada kondisi kesehatan. Beberapa di antaranya mulai dari demam, flu, dan juga infeksi. Masalah ini juga terjadi jika mengonsumsi makanan yang bersifat dingin.
Makanan dingin ini biasa ditemukan di dalam kulkas. Jika menjadi kebiasaan, maka Anda akan menyebabkan beberapa komplikasi dan masalah penyakit.
Melansir dari Healthshots, ada lima risiko yang bisa membahayakan kesehatan Anda. Ini dia!
Masalah pada usus
Menurut Traditional Chinese Medicine, mengonsumsi makanan dingin dapat menyebabkan masalah pada usus. Mulai dari kembung, bengkak, dan juga kram. Masalah ini terjadi pada wanita jika dikonsumsi secara berlebihan. Bahkan, dampaknya bisa mengalami komplikasi lain. Seperti sensitivitas pencernaan, kelelahan, dan infeksi sinus.
Menurunkan suhu tubuh
Mengonsumsi makanan dingin dikatakan dapat menurunkan suhu tubuh. Karena dinginnya tubuh, ini akan mengganggu aliran dan sirkulasi cairan tubuh. Selain itu, masalah lain pun juga terjadi pada statis darah, di mana darah tidak dapat bekerja dengan optimal.
Berdampak pada tenggorokan
Menurut Kepala Dietetics Fortis Escorts Heart Institute, New Delhi, Daljit Kaur, mengonsumsi makanan dingin dapat berdampak negatif bagi tenggorokan, sehingga ini menyebabkan infeksi tenggorokan.
Baca Juga: Warganet Sabar Antre 2 Jam, Endingnya Sikap Pegawai Warung Viral Ini Malah Bikin Emosi
“Oleh karena itu, makanan dan minuman dingin seperti kopi dan jus, tidak boleh dimasukkan dalam daftar diet musim dingin Anda,” ungkapnya.
Ia menyarankan, sangat perlu mengonsumsi makanan dan minuman hangat. Mulai dari susu panas, sup, kacang-kacangan, hingga rempah-rempah.
Rentan mengalami pilek dan batuk
Meski pilek dan batuk dikatakan tidak separah flu, tapi ini dapat mengganggu aktivitas Anda. Ditambah jika Anda mengonsumsi makanan atau minuman tinggi yang bisa menyebabkan hidung tersumbat, sakit tenggorokan, hingga pilek. Selama musim dingin, disarankan untuk menghindar sementara dari makanan dingin.
Berpengaruh negatif pada sistem kekebalan
Mengonsumsi makanan dingin dapat memberi rasa berat pada tubuh. Dan ini akan sulit mencerna apa yang Anda makan, juga berdampak negatif pada sistem kekebalan tubuh Anda. Bagi wanita, sangat penting untuk menghindari sementara dari makanan dingin. Dan berikan makanan atau minuman hangat yang bisa meningkatkan sistem kekebalan Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya
-
Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya
-
BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut