Suara.com - Covid-19 varian Omicron diperkirakan bisa menyebar ke seluruh dunia dan menimbulkan wabah global. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO juga mengingatkan adanya potensi lonjakan infeksi virus corona di beberapa daerah.
Karenanya, WHO mendesak banyak negara untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 terhadap kelompok prioritas tinggi. Selain itu, kapasitas layanan kesehatan juga harus dipastikan cukup.
WHO menyebut kalau varian Omicron memiliki jumlah mutasi lonjakan terbanyak, belum pernah terjadi sebelumnya pada varian lain virus corona. Beberapa mutasi di antaranya dikhawatirkan dampak potensialnya pada pencegahan pandemi,"
"Risiko global secara keseluruhan terkait dengan varian baru yang menjadi perhatian Omicron dinilai sangat tinggi," kata WHO, dikutip dari Gulf News.
Hasil penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk lebih memahami karakteristik Omicron juga daya tahannya terhadap vaksin yang ada saat ini. Dugaan sementara, virus corona varian Omicron itu bisa menginfeksi orang yang sudah divaksinasim
"Meskipun dalam proporsi yang kecil dan dapat diprediksi," kata WHO.
Varian Omicron itu temukan pertama kali di Afrika Selatan dan diumumkan secara global oleh para ilmuan pada kamis (25/11) pekan lalu. Hingga sekarang, varian tersebut telah menyebar ke berbagai negara, mulai dari Jerman, Italia, Belgia, Inggris, Israel dan Hong Kong.
Hari ini, Senin (29/11), Skotlandia juga melaporkan enam kasus varian Omicron dan telah memulai pelacakan kontak untuk menemukan asal virus pada setiap individu yang mungkin sempat kontak erat.
Baca Juga: Virus Baru Varian Omicron Bikin Sri Mulyani Was-was
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD