Suara.com - Survei terbaru tunjukan banyak remaja menjadikan konten porno sebagai cara untuk mempelajari seksualitas. Hal ini menandakan pentingnya pendidikan seks pada remaja.
Jika ada anggapan pendidikan seks bisa mendorong remaja untuk melakukan hubungan seks, ternyata temuan survei tersebut malah menunjukan yang sebaliknya.
Hal ini dijabarkan Co-Founder dan Chief Editor Magdalene, Devi Asmarani saat menyampaikan hasil survei terhadap 400 remaja, yang sebagian besar masih duduk di kursi SMA.
"Dari situ temuan utamanya hampir 100 persen responden mengatakan bahwa pendidikan seks diperlukan," ujar Devi dalam acara diskusi Campaign.com, Rabu (1/12/2021).
Bahkan Devi juga menemukan, meski para remaja ini sebagian sudah ada yang mendapatkan pendidikan seks di sekolah, namun nyaris 100 persen remaja mengatakan bahwa hal tersebut belum mencukupi.
Selain itu, diakui jika banyak remaja yang menggunakan konten porno untuk mempelajari seksualitas.
Menariknya, para remaja ini juga mengatakan sangat membutuhkan pendidikan seks, meskipun belum ada keinginan melakukan hubungan seks.
"Ini mematahkan anggapan bahwa pendidikan seks kepada anak-anak, akan membuat anak langsung melakukan seks bebas," tutur Devi.
Sayangnya, survei ini belum dipublikasi untuk publik dan baru akan diterbitkan di website Magdalene pada 12 Desember 2021 mendatang.
Baca Juga: Sakit Hati Lamaran Ditolak, Pria di Sumsel Sebar Video Porno Pacar
Selain itu Devi juga mengungkap fakta, masih banyak ditemui ketimpangan pendidikan seks di Indonesia, lantaran di berbagai daerah masih dianggap tabu untuk dibicarakan.
"Materi yang fokus pada seksualitas, consent, dan isu lain, seperti relasi gender masih sangat minim karena di level penentu kebijakan belum ada keberanian untuk menerapkan kurikulum formal pendidikan seksualitas yang komprehensif, mengingat masih tingginya persepsi yang mengaitkan seksualitas dengan moralitas," pungkas Devi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional