Suara.com - Ada banyak cara untuk menjaga kesehatan tubuh, salah satunya mengonsumsi vitamin D. Nutrisi ini membantu menjaga tulang dan gigi agar tetap kuat.
Tetapi Anda harus berhati-hati ketika mengonsumsi suplemen vitamin D, jangan sampai terlalu banyak. Sebab, kondisi ini dapat menyebabkan kalsium menumpuk di dalam tubuh.
"Mengonsumsi terlalu banyak suplemen vitamin D dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan terlalu banyak kalsium menumpuk di dalam tubuh (hiperkalsemia)," jelas NHS (layanan kesehatan Inggris).
Kondisi ini dapat melemahkan tulang dan merusak ginjal serta jantung, lapor Express UK.
NHS mengimbau agar tidak mengonsumsi lebih dari 100 mikrogram (4.000 IU) vitamin D sehari karena dapat berbahaya.
"Ini berlaku untuk orang dewasa, termasuk wanita hamil dan menyusui dan orang berusia tua (lansia), dan anak-anak berusia 11 hingga 17 tahun," imbuh NHS.
Tanda dari hiperkalsemia termasuk mual luar biasa dan nafsu makan menurun. Sementara beberapa orang mengalami muntah, hingga kehilangan berat badan.
"Sakit perut dan diare juga bisa disebabkan karena terlalu banyak mengonsumsi vitamin D. Dalam kasus yang paling ekstrem, dapat menyebabkan gagal ginjal," sambung NHS.
Bagi kebanyakan orang, 10 mcg vitamin D sudah cukup. Untuk anak kecil, di bawah 10 tahun, harus menghindari lebih dari 50 mcg dalam satu hari.
Baca Juga: Musim Dingin Datang, Ini 4 Makanan untuk Tingkatkan Fungsi Vitamin D
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius