Suara.com - Tidur dengan lampu menyala mungkin terdengar aneh. Tapi, ada loh orang yang melakukannya, baik karena alasan takut gelap maupun sudah terbiasa tidur dalam keadaan terang.
Padahal, tidur dengan lampu menyala, baik itu pancaran lampu kamar, cahaya dari handphone, televisi, komputer, ataupun laptop, dapat merusak kualitas tidur loh!
Melansir dari brightside.com, berikut 5 efek buruk yang terjadi jika kamu sering tidur dengan lampu menyala:
1. Kesehatan Reproduksi Terganggu
Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa paparan cahaya pada malam hari dapat meningkatkan risiko infertilitas. Uji coba dengan tikus mencit betina menemukan tidur dengan keadaan lampu menyala menyebabkan tikus tersebut tidak subur.
Peneliti menduga ini terjadi karena adanya perubahan ritme sirkadian dalam tubuh, yang dapat mempengaruhi proses reproduksi pada perempuan.
2. Masalah jantung
Hormon melatonin tidak hanya berfungsi untuk menurunkan suhu tubuh, tapi juga tekanan darah. Jika kamu tidur dengan keadaan lampu menyala, maka produksi melatonin dalam tubuhmu akan terhambat.
Akibatnya, tekanan arahmu akan meningkat. Fluktuasi tekanan darah saat akan menyebabkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Baca Juga: Doa Bangun Tidur Serta Sunah Rasul yang Dianjurkan untuk Diamalkan
3. Kenaikan berat badan
Metabolisme yang melambat dalam tubuhmu dapat disebabkan karena kelebihan cahaya buatan yang dipancarkan oleh lampumu pada malam hari.
Selain itu, gangguan tidur dan ritme sirkadian dapat menyebabkan kamu mengalami obesitas.
Dalam sebuah penelitian pada 43.000 perempuan mengungkapkan bahwa tidur dengan adanya pancaran TV membuat mereka mengalami kenaikan berat badan. Kenaikan berat badan tersebut terjadi terlepas dari kualitas atau durasi tidur mereka.
4. Perubahan hormon
Meskipun hanya satu sumber cahaya dalam kamarmu, hal tersebut dapat mengubah keseimbangan hormonmu. Cahaya dari HP, TV atau komputer dapat berkontribusi dalam defisiensi melatonin serta proses biologis yang terganggu.
Berita Terkait
-
Posisi Tempat Tidur yang Pas Menurut Feng Shui, Demi Jaga Keharmonisan dan Cegah Insomnia
-
Ayah Achmad Syahri DPRD Jember Juga Pernah Viral: Tidur saat Rapat, Punya 3 Istri
-
Urutan Merawat Kulit Wajah Sebelum Tidur: Rahasia Wajah Segar dan Bebas Jerawat
-
Jangan Cuma Ikut Tren! IDAI Ingatkan Bahaya Sleep Training Jika Ortu Malah Asyik Main Sosmed
-
Bahaya Mikroplastik di Kamar Tidur: Lakukan 7 Hal Ini Malam Ini Sebelum Terlambat!
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI