Suara.com - Agensi Artist Company mengumumkan, pada Senin (13/12/2021,) bahwa aktris Korea Selatan, Park So Dam, telah didiagnosis menderita kanker tiroid papiler.
Menurut Insider, pemeran film Parasite ini telah menjalani operasi. Namun, agensi tidak memberikan rincian dari prosedur tersebut.
Columbia Thyroid Center menjelaskan bahwa kanker tiroid papiler, atau adenokarsinoma papiler, merupakan jenis kanker tiroid yang paling umum diderita, mencapai sekitar 80% dari semua kasus kanker tiroid.
Sebagian besar kanker tiroid papiler tidak menimbulkan gejala. Bahkan, banyak pasien yang tidak tahu bahwa mereka menderitanya.
Dalam kasus stadium lanjut ketika sel kanker memengaruhi struktur sekitarnya, pasien kemungkinan dapat mengalami suara serak atau kesulitan menelan.
Jenis kanker ini juga paling umum pada wanita di bawah 25 tahun dan kebanyakan kasus muncul sebelum umur 40 tahun. Tetapi bukan berarti jenis kanker ini tidak dapat diderita oleh siapa pun di atas usia tersebut.
Faktor risiko kanker tiroid papiler termasuk paparan radiasi dan riwayat keluarga. Namun, mayoritas orang yang menderita jenis kanker ini juga biasanya tidak memiliki faktor risiko sama sekali.
Untungnya, kanker tiroid papiler juga merupakan kanker tiroid dengan prognosis terbaik dan sebagian besar pasien dapat disembuhkan jika diobati dengan tepat dan cukup dini.
Saat ini, Park So Dam sedang fokus pada pemulihannya sehingga ia tidak dapat tampil di depan publik untuk sementara waktu.
Baca Juga: Bintang Film Parasite, Park So Dam Didiagnosa Idap Kanker Tiroid
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya