Potret Tasya Kamila di New York. (Instagram/@tasyakamila)
8. Jangan beri anak makan atau minum, termasuk pil atau cairan obat apa pun melalui mulut sampai anak benar-benar bangun dan waspada (sadar).
9. Cobalah untuk mencatat berapa lama kejang berlangsung.
10. Anak mungkin mengantuk atau perlu beberapa saat untuk kembali normal setelah kejang. Tetap bersama anak sampai dia bangun dan sadar, dan biarkan anak beristirahat setelah kejang.
Segera larikan ke rumah sakit apabila sang anak mengalami:
- Kejang lebih dari lima menit
- Kesulitan bernapas
- Bibir, lidah, atau wajah membiru
- Tidak sadar selama lebih dari beberapa menit setelah kejang
- Jatuh atau mengenai kepalanya sebelum atau selama kejang
- Mengalami kejang saat berada di dalam air
- Memiliki gejala yang mengkhawatirkan
Apabila sang anak sudah memiliki kondisi kejang yang terdiagnosis sebelumnya, pastikan dia banyak istirahat dan minum obat sesuai yang diresepkan tepat waktu.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital