Suara.com - Kasus pasien yang terinfeksi virus omicron di Indonesia kembali bertambah. Kini jumlah pasien virus omicron di Indonesia terdapat tiga kasus.
“Pada Jumat lalu, kita tahu ada satu kasus yang terkonfirmasi Omicron. Dan Sabtu kemarin, yang tadinya masih dicurigai ada lima kasus, sudah kita dapatkan datanya dan hasilnya adalah positif. Jadi, sampai saat ini ada tiga kasus Omicron,” ungkap Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi.
Tiga kasus Omicron yang telah terkonfirmasi ini, salah satunya adalah petugas di wisma atlet yang tertular dari WNI atau TNI yang pulang dari Nigeria pada 27 November lalu.
Selanjutnya, dua orang yang terkonfirmasi varian Omicron adalah WNI yang saat ini masih melakukan isolasi, dan satu orang lagi baru pulang dari Afrika Selatan.
Menanggapi situasi tersebut Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 dr. Reisa Broto Asmoro, juga menyampaikan bahwa agar tidak tertular varian Omicron masyarakat perlu lakukan antisipasi pencegahan diri.
“Kita harus benar-benar antisipasi dan juga pencegahan, yakni disiplin protokol kesehatan dan vaksinasi. Jadi itulah yang membuat kita terlindungi apapun itu variannya,” pesan dr. Reisa.
Reisa melanjutkan bahwa masyarakat tidak perlu pilih-pilih vaksin yang tersedia di Indonesia. Sebab, semua vaksin telah terjamin perlindungannya.
“Yang paling penting bukan mereknya, tapi kita perlu mendapatkan vaksinasi secara lengkap. Jadi jangan sekali vaksin nya, karena itu nggak bisa memberi perlindungan yang optimal,” pungkasnya.
Baca Juga: Bali Diusulkan Membuat Travel Fair Untuk Wisatawan Domestik
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien