Suara.com - Sakit kepala sebelah kiri bisa datang secara perlahan atau tiba-tiba. Biasanya terasa tajam atau tumpul atau juga berdenyut. Dalam beberapa kasus, rasa sakit menyebar ke leher, gigi, atau di belakang mata. Lantas, apa penyebab sakit kepala sebelah kiri? Begini penjelasannya.
Diketahui, sakit kepala yang mereda dalam beberapa jam tidak menimbulkan kekhawatiran, namun rasa sakit yang hebat di satu sisi kepala atau rasa sakit yang tidak hilang bisa menjadi serius.
Sakit kepala bisa mengganggu, terutama jika Anda tidak tahu apa penyebabnya. Adapun penyebab sakit kepala sebelah kiri melansir dari situs Advanced Headache Center, Jumat (24/12/2021) yaitu sebagai berikut.
1. Migrain
Migrain adalah kondisi serius yang menyebabkan sakit kepala di sisi kiri. Rasa sakitnya bisa sangat intens dan membuat Anda lemah dan terkuras. Untuk kebanyakan orang, migrain rasa menimbulkan sakit yang begitu hebat sehingga mereka tidak dapat melakukan apa pun kecuali mencari ruangan yang gelap dan berbaring tanpa bergerak sampai rasa sakit itu berlalu.
Migrain biasanya dipicu oleh suara, bau, makanan, atau bahkan oleh jenis pencahayaan tertentu. Para ahli percaya stres dan perubahan hormonal juga dapat memicu migrain.
2. Sakit kepala tegang
Ini adalah jenis sakit kepala yang paling umum. Sakit kepala tegang biasanya melibatkan seluruh kepala, tetapi juga dapat mempengaruhi sisi kiri, yang menyebabkan sensasi tekanan atau cengkeraman seperti catok yang memburuk seiring waktu.
Sakit kepala ini dapat dikaitkan dengan nyeri leher dan bahu dan kepekaan terhadap cahaya, penglihatan kabur, dan mual.
Baca Juga: 5 Ciri-Ciri Seorang Mengidap Tumor Otak, Klik di Sini
3. Sakit kepala cluster
Terlihat dari namanya, sakit kepala cluster terjadi dalam kelompok dan di satu sisi kepala. Rasa sakitnya parah, terjadi di belakang satu mata, dan dapat berlangsung antara 15 menit hingga tiga jam sehari dan berlanjut selama enam hingga 12 minggu. Sakit kepala ini juga bisa kronis, baik dengan atau tanpa masa remisi.
4. Penyebab Lain
Terkadang, sakit kepala sebelah kiri bisa menjadi penyebab sekunder dan disebabkan oleh beberapa masalah mendasar seperti peradangan, cedera otak traumatis, arteri temporal, radang selaput lendir, diseksi, vertebral atau arteri karotis, stroke, dan tumor otak.
Demikian informasi mengenai penyebab sakit kepala sebelah kiri. Disarankan segera konsultasi ke dokter jika Anda merasakan sakit kepala terus menerus.
Kontributor: Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala