Suara.com - Belum selesai kekhawatiran tentang varian omicron, kini muncul mutasi lain yang dikenal dengan varian delmicron. Mutasi varian delmicron adalah gabungan dari varian delta dan juga omicron.
Sementara itu, ada juga kekhawatiran akan infeksi parah dari varian omicron. Laporan menyebutkan satu gejala bisa bertahan selama 13 hari. Dua kabar tadi merupakan berita terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut berita terpopuler lainnya.
1. Apa Itu Varian Delmicron: Gejala Hingga Tingkat Penularan
Lonjakan kasus varian omicron di negara-negara Eropa telah menimbulkan kekhawatiran atas kemungkinan gelombang ketiga Covid- 19 di seluruh dunia.
Saat para ahli masih berjuang untuk memahami sifat varian baru ini untuk menyusun strategi pencegahan, varian lain telah muncul ke permukaan.
2. Ahli Temukan Varian Delmicron, Apa Hubungan dan Bedanya dengan Omicron?
Di tengah para ahli yang masih mempelajari sifat varian Omicron, varian virus corona lain kembali muncul, yakni varian Delmicron.
Varian Delmicron ini berbeda dengan varian Omicron. Para ahli percaya bahwa varian Delmicron ini disebabkan oleh lonjakan kasus virus corona Covid-19 di Amerika Serikat dan Eropa.
Baca Juga: Liburan Tetap Sehat, Kemenkes: Omicron Bisa Menular pada Orang yang Sudah Divaksin
3. Cukup Beda dengan Orang Dewasa, Ini Gejala Varian Omicron pada Anak-anak
Seorang dokter memperingatkan bahwa semua orangtua harus mewaspadai gejala varian Omicron yang tidak biasa pada anak-anak.
Sejauh ini, gejala varian Omicron pada orang dewasa telah dianalisa lebih baik. Tapi, gejala varian Omicron pada anak-anak masih belum jelas.
4. Waspadai Infeksi Parah Varian Omicron, Satu Gejala Ini Bisa Bertahan selama 13 Hari!
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?