Suara.com - Penurunan suhu dapat memperburuk gejala kesehatan, mulai dari kekebalan yang rendah, nyeri sendi dan asma, semua penyakit ini muncul di musim dingin.
Masalah kesehatan lain yang mengganggu banyak orang di cuaca dingin adalah hipertensi.
Ketika suhu mulai turun, tingkat tekanan darah melonjak, terutama pada orang yang sudah didiagnosis hipertensi.
Masalahnya, lebih sering kondisi ini terjadi pada orang lanjut usia (lansia) berusia 65 tahun, dan semakin meningkatkan risiko masalah jantung, termasuk serangan jantung.
Mengapa cuaca dingin menyebabkan lonjakan tekanan darah?
Cuaca dingin mempersempit pembuluh darah dan arteri, lapor Times of India.
Akibat kondisi itu, aliran darah berusaha keras untuk mengangkut darah ke berbagai bagian tubuh. Karenanya, tekanan darah meningkat.
Tekanan darah juga dapat terpengaruh karena perubahan cuaca secara tiba-tiba, seperti kelembapan, tekanan atmosfer, awan atau angin.
Selain itu, penambahan berat berat badan di musim dingin dan kurangnya aktivitas fisik juga dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah.
Baca Juga: Kulit Kering saat Cuaca Dingin, Bisa Jadi karena Minuman Panas Ini!
Apabila Anda selama musim dingin mengalami perubahan tekanan darah, segera hubungan dokter. Anda juga bisa melakukan beberapa hal berikut ini untuk mengindari tekanan darah meningkat:
1. Hindari alkohol dan kafein
2. Berpakaian tebal
3. Konsumsi banyak sayuran dan buah
4. Berolahraga dalam jumlah sedang
5. Batasi aktivitas di luar ruangan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?