Suara.com - Berpelukan tidak hanya membuat hangat, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman. Terutama jika dilakukan bersama orang terkasih.
"Berpelukan bisa berfungsi sebagai apa saja, mulai dari cara bersantai dengan pasangan hingga mengomunikasikan secara fisik perasaan satu sama lain," jelas seksolog Jennifer Litner.
Selain itu, berpelukan juga membuat tubuh melepaskan hormon oksitosin yang dapat membuat Anda dan pasangan lebih terikat secara emosional.
Apabila Anda memiliki kebiasaan memeluk pasangan, cobalah 6 posisi ini, dilansir Insider:
1. Spooning
Untuk posisi ini, kedua pasangan berbaring miring menghadap arah yang sama. Orang yang berada di belakang memeluk pasangan di depannya.
Orang yang dipeluk dinamakan posisi 'little spoon' dan yang memeluk adalah 'big spoon'.
Posisi klasik ini menawarkan cara yang nyaman. Sebuah tinjauan tahun 2009 menunjukkan sentuhan fisik dan keintiman dapat membuat tidur lebih berkualitas.
2. Lotus
Baca Juga: Jangan Terlalu Singkat, Peneliti Ungkap Waktu Pelukan yang Efektif
Salah satu pasangan duduk bersila tegak dan yang lainnya duduk di pangkuan sambil melingkarkan kaki ke pinggang pasangan yang duduk. Litner merekomendasikan posisi berpelukan ini cocok untuk keintiman.
Ditambah, bentuk sentuhan fisik seperti ini dapat membantu menenangkan karena oksitosin yang dilepaskan dapat menurunkan kadar kortisol (hormon stres) dan mengurangi tekanan darah.
3. Double knot
Salah satu pasangan duduk sambil bersandar, sementara yang lain berada di depannya sambil menyandarkan punggung ke pasangan di belakangnya, sehingga dada dan punggung saling menempel.
"Posisi berpelukan ini dapat menghasilkan rasa keterikatan yang menyenangkan," jelas terapis seks Stefani Goerlich.
Cobalah untuk melakukan posisi berpelukan di atas secara bergantian tiap harinya, agar Anda dan pasangan semakin dekat secara fisik dan emosional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi