Suara.com - Kunyit sering digunakan sebagai bahan utama jamu atau bumbu dapur. Ini salah satunya karena kunyit dikenal memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh dan juga otak seseorang.
Kunyit sering digunakan di India selama ribuan tahun, karena dianggap sebagai rempah-rempah atau ramuan obat sehat. Secara sains, khasiat kunyit diklaim mengandung senyawa yang baik untuk khasiat obat.
Senyawa ini disebut dengan kurkuminoid, serta efek anti-inflamasi yang kuat dan merupakan antioksidan yang sangat kuat.
Ada empat manfaat dari kunyit yang perlu Anda ketahui. Simak ulasannya yang dilansir dari Healthline.
Memiliki Senyawa Anti-Inflamasi
Ada kabar baik bagi Anda yang suka minum jamu kunyit. Ya, kunyit memiliki kandungan senyawa anti-inflamasi, di mana kandungan ini dapat mengobati penyakit di tubuh seseorang. Antara lain penyakit jantung, kanker, sindrom metabolik, dan penyakit alzheimer.
Meningkatkan Kapasitas Antioksidan Dalam Tubuh
Alasan utama kenapa kunyit disebut baik untuk kesehatan, karena kunyit memiliki antioksidan yang baik untuk melindungi tubuh Anda dari radikal bebas. Kandungan ini juga dilakukan lewat penelitian pada hewan, di mana kunyit dapat memblokir radikal bebas.
Mampu Mengobati Radang Sendi
Baca Juga: 7 Manfaat Kunyit, Rempah-rempah yang Bisa Turunkan Berat Badan
Arthritis adalah masalah umum yang terjadi di negara-negara barat. Mengingat kunyit memiliki senyawa anti inflamasi yang kuat, kunyit dianggap mampu mengobati radang sendi. Banyak penelitian menunjukkan, dalam beberapa kasus kunyit lebih efektif mengobati radang sendi dibanding obat anti-inflamasi.
Dapat Mengobati Depresi
Kunyit memiliki manfaat untuk melawan depresi. Dalam uji coba lewat 60 orang dengan depresi, satu kelompok mengonsumsi Prozac, kelompok kedua mengonsumsi 1 gram kunyit, dan kelompok ketiga mengonsumsi Prozac dan kunyit.
Setelah enam minggu, kunyit disebut menghasilkan perbaikan yang serupa dengan Prozac. Dari penelitian ini, kunyit dikatakan sama efektifnya dengan obat antidepresan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026