Suara.com - Plank merupakan salah satu jenis olahraga beban tubuh yang digemari banyak orang, terutama bagi mereka yang ingin memiliki perut rata.
Pakar mengatakan bahwa latihan menahan diri menggunakan tangan dan kaki dalam posisi seolah-olah akan melakukan push up ini adalah yang paling efektif memperkuat inti tubuh.
Sayangnya, banyak orang yang melakukan plank secara salah. Mereka mengira semakin lama bisa menahan posisi, maka semakin efektif latihannya.
Padahal, plank bukanlah tentang lamanya waktu yang dihabiskan untuk menahan posisi, melainkan mengaktifkan set otot yang tepat saat melakukannya.
"Kalian tentu sering melihat orang melakukan plank selama tujuh menit. Tapi saya pribadi tidak bisa memikirkan hal lain yang lebih membosankan, dan saya biasanya hanya menahannya selama sekitar 30 detik," ujar pelatih pribadi bersertifikat Max Lowery.
Lowery memiliki 'rahasia' agar plank yang dilakukannya dua kali lebih efektif dalam waktu yang lebih sedikit, lapor Independent.
Pertama, Lowery mengatakan tidak masalah Anda dapat menahan posisi plank selama beberapa menit, asalkan punggung tidak mengendur.
"Kencangkan perut Anda sekeras yang Anda bisa, maksud saya ditegangkan seolah-olah seseorang akan meninju perut Anda," sambung Lowery.
Kemudian, dorong perut ke bawah, posisikan siku 90 derajat lurus bahu, turunkan pinggu, dan tekan glutes.
Baca Juga: Zodiak Kesehatan Hari Ini, Minggu 9 Januari 2022: Gemini, Yuk Ajak Teman Olahraga
"Kabar baiknya, Anda harus menahannya selama 30 detik saja," tandas Lowery.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien