Suara.com - Berhubungan seks tidak selalu menyenangkan, bisa dalam satu titik kegiatan ini bisa menjadi canggung. Salah satunya, masuknya sperma ke mata.
Masuknya sperma di mata bisa terasa menyengat dan membakar. Namun tidak perlu khawatir untuk mengalami kerusakan serius.
"Sebagian besar waktu, kemasukan sperma ke mata adalah kejadian yang 'jinak'," ujar ahli urologi Cleveland Clinic, Ryan Berglund.
Ia melanjutkan, dilansir Self, sperma mengandung komponen seperti gula, enzim, dan asam, yang semuanya dapat mengiritasi jaringan mata yang rapuh.
Mata yang terkena akan bereaksi secara otomatis untuk menyingkirkan zat asing, dan ini akan menyebabkan peradangan.
"Gejala dari peradangan ini adalah terbakar, robek, kepekaan terhadap cahaya, kemerahan, atau penghilatan kabur," tambah dokter mata Matthew Gorski di Northwell Health.
Hal yang perlu segera dilakukan adalah bilas mata dengan air dingin atau air pencuci mata steril.
Untuk mengeluarkan sperma dapat menggunakan eyecup atau alat kecil yang dibuat khusus untuk membilas bola mata. Apabila tidak memilikinya, dapat menggunakan cangkir atau botol air biasa,
Lalu, miringkan kepala ke samping, lalu tuangkan air ke mata yang terkena sperma. Jangan pernah membilas mata menggunakan sabun, sebab ini dapat menyebabkan iritasi.
Baca Juga: 5 Penyebab Mata Kuning, Salah Satunya Peradangan Pankreas
Namun, kemasukan sperma juga berisiko menularkan infeksi menular seksual (IMS) apabila pria yang memiliki sperma tersebut terinfeksi. Dua IMS yang perlu diwaspadai adalah klamidia dan gonore.
"Mata ditutupi selaput lendir yang secara teoritis dapat membuat Anda rentan terhadap IMS karena banyak bakteri dan virus dalam cairan tubuh dapat melewati jaringan rapuh ini," tandas Berglund.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang