Suara.com - Warna merupakan bagian kesatuan dari hidup manusia yang terbukti memiliki berbagai efek pada sifat dan pikiran manusia, serta menciptakan aura atau energi tertentu.
Hal inilah yang membuat tren warna selalu berubah setiap tahunnya, termasuk tren warna rumah dari Nippon Paint.
Dengan tema It’s Time to Reset, warna ini hadir dari gerakan kolektif, memikirkan ulang berbagai hal untuk mempersiapkan diri menghadapi masa akan datang dengan optimisme.
Tren Warna 2022 yang diluncurkan Nippon Paint ini terinspirasi dari alam (Healing Nature), kesejahteraan (Total Wellbeing), kebersamaan (Better Together) dan momen yang berarti (Meaningful Moment).
Pemilihan tren warna 2022 tersebut tak lepas dari dinamika kehidupan, terutama pandemi Covid19 yang telah membawa dampak luar biasa di segala aspek kehidupan.
Mulai dari kehidupan sosial manusia, pencemaran alam, sampai dengan isu kesehatan mental yang saling berkorelasi dan pada akhirnya menciptakan perspektif baru.
"Warna-warna yang ditampilkan pada tren 2022 mampu menciptakan suasana tenang dan nyaman bagi penghuninya untuk melakukan berbagai aktivitas di dalam rumah," ujar Linda Kam, Marketing Manager (TU Division) Nippon Paint Indonesia dalam siaran pers yang Suara.com terima, Kamis (20/1/2022).
Seperti warna dengan nuansa hijau tropis yang menyegarkan, peach buah persik yang memberikan ketenangan, kuning kehijauan yang segar, dan warna madu coklat yang hangat.
Endy Nahya, Colourist Nippon Paint Indonesia mengatakan bahwa saat ini fungsi rumah sudah mengalami perubahan yang signifikan sejak pandemi.
Baca Juga: Kiat Mewujudkan Warna Cat Rumah yang Sejuk dan Menenangkan, Ini Kata Desainer Interior
Sehingga diperlukan pemilihan warna yang tidak hanya sebagai dekorasi, namun membawa dampak terhadap psikologis suasana hati, dan juga multi-fungsional sebagai tempat bekerja, bersosialisasi, bermain dan beristirahat.
Pemilihan warna yang dilakukan Nippon Paint pada Trend Beyond Colours 2022, diharapkan dapat memotivasi penggunanya membuka lembaran baru untuk menjadi versi terbaik dari diri di masa mendatang dengan penuh optimis.
Berita Terkait
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
Rumah Rasa Terapi: Tips Pilih Warna Cat Dinding Biar Mental Tetap Aman
-
Jangan Sampai Terlewat! 4 Warna Lantai Trendi Ini Bikin Rumah Auto Mewah Sambut Lebaran 2026
-
Tren Baju Lebaran 2026 Warna Apa? Siap Sambut Idulfitri dengan Palet Elegan dan Dewasa!
-
Tren Warna 2026 yang Bikin Hunian Lebih Fresh
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif