Suara.com - Allesha Barnfield (17) merasa seperti seseorang yang sedang menunggu hukuman mati akibat kondisinya, yang membuatnya lumpuh.
Gadis asal Highfields, South Yorkshire, ini mengaku telah merasakan sakit kepala yang melumpuhkan sejak tiga tahun lalu. Bahkan, kondisinya itu membuatnya tidak dapat bangun dari tempat tidur, tidak tahan kebisingan, serta cahaya.
Hingga akhirnya Allesha didiagnosis menderita Malformasi Chiari. Kondisi ini menyebabkan ligamen di tulang belakang menegang dan membuat jaringan otak turun atau herniasi ke sumsum tulang belakang.
Penyakitnya ini menyebabkan kelumpuhan. Bahkan, beberapa menganggapnya sebagai 'pemenggalan kepala internal', ketika ligamen yang menghubungkan tengkorak dengan tulang belakang terputus, lapor The Sun.
Takut dengan prognosisnya, Allesha meminta sang dokter untuk tidak memberitahu berapa lama dirinya akan bertahan.
"Kondisi ini telah menghancurkan hidupku. Aku menghabiskan hari-hari terkurung di kamar dalam kegelapan total karena aku tidak tahan dengan cahaya. Aku merasa suara kecil saja sudah menyakitkan, bahkan ketika seseorang berbicara kepadaku, aku harus meminta mereka untuk berbisik," kata Allesha.
Kini, Allesha berjuang untuk dapat diperasi karena ia tidak memenuhi syarat untuk operasi di NHS (sistem layanan kesehatan Britania Raya).
Ia telah membuat halaman GoFundMe, mengumpulkan dana untuk perawatannya yang menghabiskan sekitar 23.000 pound sterling (Rp447 juta).
Baca Juga: Kecelakaan 4 Kendaraan di Jalur Tengkorak Denpasar-Gilimanuk, 11 Orang Jadi Korban
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?