Suara.com - Bawang putih secara ilmiah dikenal sebagai Allium sativum, yakni kerabat dekat bawang dan berasal dari Asia Tengah. Bola bawang putih berisi beberapa siung dan setiap siung ditutupi dengan kulit tembus pandang yang lembut. Lantas, apa saja manfaat makan bawang putih mentah?
Melansir dari situs Organicfact, Minggu (23/1/2022), sejak lebih dari 3000 tahun, bawang putih sudah digunakan sebagai bumbu bumbu dapur dan pengobatan tradisional. Sir Louis Pasteur, ilmuwan yang menemukan pasteurisasi, menggunakan kualitas anti-bakteri ramuan ini sejak tahun 1858.
Selain itu, sebuah laporan dalam Journal of Pharmaceutical Research menyarankan mengonsumsi tiga siung bawang putih setiap hari dapat membantu mencegah flu.
Untuk lebih jelasnya, mari simak berikut ini manfaat makan bawang putih mentah yang di lansir dari situs Organicfatc.
1. Meringankan Pilek dan Batuk
Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi bawang putih setiap hari membantu dalam menjaga tubuh dari serangan flu, batuk, dan pilek.
2. Mengurangi Hipertensi
Ekstrak bawang putih tua memiliki kemampuan untuk menurunkan tekanan darah pada individu hipertensi. Namun, hal ini memerlukan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memverifikasi apakah bawang putih dapat dianggap sebagai terapi alternatif untuk hipertensi.
3. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Baca Juga: 4 Tanaman Herbal yang Ampuh Atasi Kolesterol, Salah Satunya Bawang Putih
Bawang putih memiliki sifat kardioprotektif yang signifikan yang dapat membantu mencegah penyakit jantung utama seperti aterosklerosis, hiperlipidemia, trombosis, hipertensi, dan banyak lagi. Selain itu, bawang putih bermanfaat untuk mellindungi kesehatan jantung.
4. Meningkatkan Kesehatan Tulang
Herbal seperti bawang putih dan bawang merah dapat mempengaruhi kadar estrogen pada wanita menopause, mengurangi risiko osteoartritis. Di sisi lain juga dapat meminimalkan keropos tulang dan meningkatkan kesehatan tulang secara keseluruhan baik pada pria maupun wanita.
5. Mengurangi Risiko Demensia
Kerusakan oksidatif dapat memainkan peran besar dalam penyakit kardiovaskular dan demensia karena risiko penyakit ini meningkat seiring bertambahnya usia. Ekstrak bawang putih tua (AGE) memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit otak umum seperti demensia dan penyakit Alzheimer, serta mengurangi stres oksidatif.
Demikian informasi mengenai 5 manfaat makan bawang putih mentah bagi kesehatan tubuh yang perlu diketahui.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?