Suara.com - Update Covid-19 global hari ini menunjukan bagaimana banyak negara tengah menggencarkan program vaksinasi dan booster terutama untuk anak usia 5 hingga 12 tahun.
Hal ini seiring dengan peningkatan kasus baru dunia yang semakin bertambah akibat infeksi virus corona varian Omicron. Data Worldometers, Kamis (28/1/2022) menunjukan ada 3,4 juta kasus Covid-19 baru dalam sehari.
Kini total kasus Covid-19 dunia mencapai 366,5 juta. Di sisi lain, kasus meninggal dunia akibat Covid-19 juga bertambah 10 ribu orang, dengan total 5,6 juta orang yang meninggal dunia.
Saat ini tersisa 71,1 juta kasus aktif atau orang yang bisa menularkan Covid-19, dengan 96.065 orang bergejala serius atau sedang kritis.
Berbeda dengan negara lain, Swedia memutuskan untuk tidak memberikan vaksin Covid-19 pada anak usia 5 hingga 11 tahun.
Hal ini disampaikan langsung Badan Kesehatan Swedia pada Kamis, 27 Januari 2022. Pihak Swedia menyebut manfaat vaksin Covid-19 tidak lebih besar daripada ancaman risiko terhadap anak.
"Dengan pengetahuan yang kami miliki saat ini, dengan risiko gejala serius yang lebih rendah pada anak-anak, kami tidak melihat manfaat yang pasti dengan memvaksinasi mereka," ujar Pejabat Badan Kesehatan, Britta Bjorkholm mengutip Channel News Asia.
Meski begitu ia mengatakan, keputusan ini akan ditinjau kembali seiring berbagai penelitian terbaru, termasuk jika ada varian baru yang mengubah arah pandemi.
Di Swedia saat ini ditemukan 40 ribu kasus baru. Salah satu dengan jumlah harian tertinggi yang pernah dialami Swedia sepanjang pandemi Covid-19 berlangsung.
Baca Juga: Omicron Melonjak, Satgas Covid-19 Minta Pekerja Non-Esensial WFH
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien