Suara.com - Hampir semua orang pernah memiliki bintik kecil di tangan yang ketika dipecah berisi air. Bintik ini biasanya membuat permukaan tangan menjadi gatal.
Berdasarkan laman Mayo Clinic, kondisi ini disebut dishidrosis. Bintik kecil ini biasanya bertahan selama tiga minggu dan akan mengering setelahnya.
Tetapi, bintik ini juga bisa kambuh lagi meski kondisi sebelumnya belum sembuh total.
Gejala dan penyebab dishidrosis
Bintik terkait dishidrosis paling sering terjadi di sisi-sisi jari dan telapak tangan. Terkadang telapak kaki juga bisa terkena.
Dalam kasus parah, bintik-bintik kecil ini bisa menyatu dan menjadi bintik yang lebih lebar.
Dishidrosis cenderung berulang cukup teratur selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun.
Penyebab pasti dishidrosis tidak diketahui. Ini dapat dikaitkan dengan kelainan kulit serupa yang disebut dermatitis atopik (eksim), serta dengan kondisi alergi, seperti demam.
Faktor risiko
Baca Juga: Nyeri dan Gatal pada Tenggorokan Jadi Gejala Paling Dominan Dirasakan Pasien Omicron
Ada beberapa faktor risiko dishidrosis, yakni:
- Stres
Dishidrosis tampaknya lebih umum selama masa stres emosional atau fisik.
- Paparan logam tertentu
Logam yang dimaksud adalah kobalt dan nikel, yang biasanya berada di lingkungan industri.
- Kulit sensitif
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini