Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang

Senin, 10 Agustus 2026 | 18:35 WIB
Ilustrasi towing mobil untuk layanan darurat. (Foto: Istimewa)
  • Kemacetan panjang di kota besar memicu masalah teknis kendaraan seperti mesin panas dan aki melemah.
  • CEO Garasi.id Ardy Alam menyatakan di Jakarta pada Senin (10/8/2026) bahwa kendaraan bermasalah perlu segera dievakuasi menggunakan towing.
  • Garasi.id menawarkan promo layanan darurat Rp200 ribu dari 7 hingga 31 Agustus 2026 untuk perlindungan satu tahun.

Suara.com - Kemacetan panjang saat ini menjadi bagian dari keseharian pengendara di berbagai kota besar. Selain membuang waktu, kondisi jalanan yang padat memberikan tekananbbesar pada kendaraan.

Mesin yang terus menyala, sistem pendingin yang bekerja tanpa henti, serta penggunaan rem berulang kali dapat memicu berbagai masalah teknis yang serius.

Berbagai gangguan seperti mesin panas atau overheat, aki melemah, hingga ban rusak sering muncul justru setelah kendaraan terjebak macet. Sayangnya, banyak pengendara yang belum memahami langkah tepat saat mobil mulai bermasalah. Memaksakan mobil tetap melaju dalam kondisi tidak sehat justru berisiko memperparah kerusakan komponen dan menambah beban biaya perbaikan.

CEO Garasi.id Ardy Alam menjelaskan bahwa tidak semua gangguan kendaraan harus ditangani dengan cara yang sama. Menurutnya, pengendara perlu memahami kapan masalah bisa diatasi di tempat dan kapan harus segera dievakuasi.

"Kemacetan memang tidak bisa dihindari, tetapi risiko yang muncul akibat kemacetan bisa dipersiapkan. Banyak kendala sebenarnya masih bisa ditangani langsung di lokasi sehingga pengendara tidak perlu panik. Namun jika kendaraan sudah tidak aman untuk melanjutkan perjalanan, evakuasi menggunakan towing menjadi pilihan yang jauh lebih aman dibanding memaksakannya tetap berjalan," ujar Ardy, di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Sebagai solusi praktis, tersedia layanan Towing Express untuk mengevakuasi kendaraan secara cepat ke bengkel atau rumah. Selain itu, terdapat program Asisten Darurat yang memberikan perlindungan lebih menyeluruh bagi pengendara.

Layanan ini mencakup bantuan jumper aki, penggantian ban, pengantaran bahan bakar, hingga penanganan kunci mobil yang tertinggal di dalam kabin.

Pada periode 7 hingga 31 Agustus 2026, terdapat program menarik dalam rangka ulang tahun ke-9. Biaya berlangganan layanan darurat mengalami penyesuaian dari Rp750 ribu menjadi Rp200 ribu dengan kuota terbatas. Program ini memberikan jaminan bantuan selama satu tahun untuk berbagai kendala tak terduga di perjalanan.

Ardy menambahkan bahwa akses terhadap bantuan darurat sejak awal sangat membantu pengendara dalam mengambil keputusan yang cepat serta tepat.

"Banyak pengendara berpikir, 'sedikit lagi sampai'. Padahal, keputusan tersebut justru bisa membuat kerusakan semakin besar. Mengenali kapan kendaraan masih bisa ditangani di lokasi dan kapan harus segera dievakuasi adalah bagian penting dari keselamatan berkendara. Karena itu kami menghadirkan solusi yang tidak hanya membantu saat mobil harus di derek, tetapi juga untuk permasalahan kendaraan lain yang paling sering terjadi di jalan. Dengan skema berlangganan, pelanggan bisa mendapatkan perlindungan yang lebih lengkap sekaligus lebih hemat dibanding harus menggunakan layanan darurat secara terpisah setiap kali dibutuhkan," ungkap Ardy Alam.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com