Suara.com - Hari Valentine identik dengan cokelat, baik dark chocolate alias cokelat hitam maupun dairy chocolate alias cokelat susu batangan. Namun, kedua cokelat tersebut memiliki kandungan yang sangat berbeda.
Berdasarkan laman Live Strong, sebatang cokelat susu mengandung 200 kalori, dan setengahnya berasal dari lemak.
Cokelat susu mengandung 11 gram lemak (7 gram lemak jenuh), 23 gram karbohidrat (22 gram di antaranya gula), 3 gram protein, kurang dari 1 gram serat, dan 40 miligram natrium.
Bahan yang digunakan dalam dairy chocolate adalah susu full cream, gula, lemak kakao, cocoa mass, padatan susu, lemak nabati, pengemulsi, serta perasa.
Tetapi cokelat susu batangan cocok untuk mereka yang ingin menghindari telur, kacang tanah, dan garam dalam makanan mereka.
Dairy chocolate tidak cocok untuk vegetarian tetapi tidak untuk vegan yang benar-benar menghindari susu, kacang-kacangan, kedelai, gluten dan gandum.
Cokelat hitam vs cokelat susu, mana lebih sehat?
Menurut Shape, cokelat susu mengandung lebih sedikit biji kakao asli. Meski jenis yang lebih kental memang mengandung padatan kakao, seringkali diencerkan dengan penambahan padatan susu, gula, dan krim.
Seperti yang dijelaskan di atas, kualitas cokelat susu lebih sedikit dari cokelat hitam, yang biasanya lebih banyak kakao asli. Ini penting karena semakin banyak kakao, semakin tinggi kualitas nutrisinya.
Baca Juga: Setelah Sebulan Perang, Ini Fakta Invasi Rusia ke Ukraina dalam Angka
Kakao adalah sumber flavonoid luar biasa, kelas antioksidan khusus yang membuat cokelat dapat dianggap sebagai makanan sehat.
Flavonoid ini telah terbukti mengurangi jumlah kerusakan sel yang sering dikaitkan dengan penyakit jantung. Fitonutrien ini juga membantu meningkatkan fungsi pembuluh darah dan dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Jadi, cokelat susu memang mengandung nutrisi, tetapi tidak sebanyak cokelat hitam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi